News

Pakar Sarankan Massa Demo Tolak RUU HIP Tes PCR, PA 212: Kami Yakin Aman, Sehat Semua

ka baik-baik saja. "Belum ada (rencana tes PCR). Kami yakin insyaallah aman, sehat semua, ikhtiar sudah kita lakukan dari penyemprotan disinfektan

Aisyah Isyana - 25/06/2020 09:25

Beritacenter.COM - Massa aksi PA 212 yang mengelar demo kemarin, disarankan untuk segera mengikuti tes polymerase chain reaction (PCR). Pakar epedemiologi menyebut, potensi penularan virus COVID-19 terjadi setiap kerumunan, untuk itu, massa PA 212 diimbau untuk melakukan PCR guna mencegah penyebaran virus Corona.

Dalam hal ini, PA 212 sendiri meyakini jika mereka baik-baik saja. "Belum ada (rencana tes PCR). Kami yakin insyaallah aman, sehat semua, ikhtiar sudah kita lakukan dari penyemprotan disinfektan," ujar Ketua PA 212 Slamet Ma'arif kepada wartawan, Kamis (25/6/2020).

Baca juga : Satpol PP Tutup Dua Tempat Hiburan Malam yang Nekat Buka saat Pandemi, 8 Orang Diamankan

Saat aksi demo berlangsung, Slamet menyebut koordinator lapangan telah meminta para peserta aksi untuk saling menjaga jarak. Dia berdoa agar semua peserta tetap sehat dan pandemi COVID-19 segera berlalu.

"Instruksi dari korlap untuk jaga jarak dan pakai masker. Bahkan lewat mobil komando saya sendiri mengingatkan untuk jaga jarak dan pakai masker. Mari kita berdoa semua aman dan sehat dan Corona segera berlalu," katanya.

Untuk diketahui, Sejumlah massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR kemarin siang. Mereka menuntut RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang merupakan RUU usulan DPR untuk ditarik dari Prolegnas.

Pakar epidemiologi menyebut para peserta aksi demo di depan gedung DPR kemarin berpotensi menimbulkan klaster baru COVID-19. Dalam hal ini, pakar menyebut penerapan protokol kesehatan akan sulit dilaksanakan dalam aksi massa tersebut.

"Mereka berisiko tinggi untuk terinfeksi dan menyebarkan COVID-19. Jadi memang berpotensi besar untuk menjadi klaster baru COVID-19. Apalagi selama aksi mereka tidak melakukan protokol kesehatan, yang pasti sulit dilakukan pada saat aksi massa," kata pakar epidemiologi FKM UI Iwan Setiawan, Rabu (24/6).

Untuk itu, dia mengimbau agar pesera demo kemarin segera menjalani tes PCR, untuk dapat mendeteksi apakah ada yang terinfeksi atau tidak. "Jangan rapid test, tapi PCR, rapid test sekarang belum terdeteksi yang terinfeksi, karena antibodi baru terdeteksi di hari ke-10," ujarnya.

TAG TERKAIT :
PA 212 Virus Corona Covid-19 Pandemi COVID-19 PCR Pakar Epidemiologi Demo di Masa Pandemi Corona

Berita Lainnya