News

Soal Kasus Pembakaran Bendera Partai, PDIP Resmi Buat Laporan ke Polda Metro

Aisyah Isyana - 26/06/2020 21:31

Beritacenter.COM - PDI Perjuangan menyayangkan adanya insiden pembakaran bendera partai saat demo RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Merasa keberatan, PDIP resmi membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait aksi pembakaran bendera tersebut.

"Kami sebagai partai resmi yang diakui oleh undang-undang keberatan dengan pembakaran bendera PDI Perjuangan dan kemudian menganggap kami adalah PKI," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Wiliam Yani kepada wartawan di polda Metro Jaya, Jumat (26/6/2020).

Baca juga :

Wiliam berharap, pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti kasus pembakaran bendera partai yang tertuang dalam laporan polisi Nomor LP/3.656/6/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

"Selanjutnya proses hukum kami percayakan kepada pihak kepolisian, pada hari ini kami resmi melaporkan melalui pengacara yang mewakili PDI Perjuangan DKI Jakarta," katanya.

Dalam kasus ini, pengacara DPD PDIP Jakarta, Ronny Talapessy menyebut pelaku dilaporkan dengan Pasal 160 KUHP, 170 KUHP, dan Pasal 156 KUHP. Sementara terlapor dalam kasus ini adalah sejumlah massa yang terlibat demo penolakan RUU HIP didepan gedung DPR, Rabu (24/6) lalu.

"Terkait tindak pidana kekerasan, perusakan terhadap barang berupa pembakaran bendera PDI Perjuangan dan atau penghasutan untuk menyatakan pernyataan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap golongan partai politik PDI Perjuangan," kata Ronny.

Sementara terkait identitas para terlapor, PDIP menyerahkan sepenuhnya pada penyelidikan polisi. "Terkait laporan di sini terlapor kita melaporkan sekelompok massa. Jadi identitas dalam penyelidikan. Kami serahkan ke kepolisian," tutur Ronny.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus pembakaran bendera partai tersebut. Polisi akan mencari fakta-fakta, serta mengumpulkan bukti terkait kasus tersebut.

"Polisi akan melakukan penyelidikan secara profesional yang tentunya akan mencari fakta-fakta, kita akan memeriksa saksi dan bukti-bukti yang ada," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2020).

Argo menyebut penyidik tengah mendalami laporan dan segera melakukan pemanggilan saksi-saksi. "Ya tentunya nanti setelah ada laporan yang kita terima dari penyidik nanti akan mendalami laporan tersebut nanti akan meminta keterangan dari pelapor, kemudian juga saksi-saksi yang lain akan dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya PDIP Bendera PDIP dibakar Demo RUU HIP DPP PDIP DKI Jakarta

Berita Lainnya