News

Penyerang Mapolres OKI Sempat Tusuk Polisi Jaga Sebelum Akhirnya Dilumpuhkan

Aisyah Isyana - 28/06/2020 16:22

Beritacenter.COM - Aksi penyerangan orang tak dikenal terjadi di Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dini hari tadi. Pelaku yang menyasar petugas piket, sempat menusuk satu anggota polisi sebelum akhirnya dilumpuhkan.

Dikatakan Kanit Pidsus Satreskrim Polres OKI Ipda Afif Widhi, aksi penyerangan itu terjadi sekira pukul 02.15 WIB. Kala itu, orang tak dikenal tiba-tiba masuk ke ruangan Afif, namun gagal menembus ruangan itu dan lari ke pos penjagaan.

Baca juga :

"Pelaku (yang gedor), kelihatan dari kaca, saya tutup pintu nggak bisa dibuka kan. Dia ke arah penjagaan, langsung saya rebut senjata, saya ikutin orang itu," ujar Afif saat dihubungi, Minggu (28/6/2020).

"Ternyata dia udah nusuk anggota penjagaan, anggota piket atas nama Aipda Nur. Lalu setelah dari Aipda Nur dia berteriak 'Mana polisi, mana polisi?' Itu sempat saya berhadapan sama dia," imbuhnya.

Tak hanya sampai disitu, pelaku kembali mencari polisi dan tertarik dengan salah satu polisi dan mengejarnya. Afif terus mengikuti pelaku sembari menyiagakan senjatanya.

"Lalu pelaku tertarik, oleh orang lain yang sedang mengenakan pakaian polisi, dikejarnya itu, saya ikutin. Setelah itu, saya langsung bunyikan alarm di seluruh piket semua ngumpul," jelasnya.

Afif kemudian mengintruksikan anggota lainnya untuk mengepung pelaku, yang kemudian langsung lari ke mobil yang dibawanya saat ke Polres.

"Perintahnya kepung. Pelaku terkepung, berjaga jarak sambil udah siap semua, pelaku ini mundur ke arah mobil dia tadi," katanya.

Meski mengepung pelaku, Afif menyebut pihaknya tetap mengedepankan upaya negosiasi dengan pelaku. Sayangnya, pelaku tetap bertahan bahkan hingga mengacungkan parang ke arah polisi. Alhasil, polisi melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kanan dan kirnya.

"Dia masih tetap bertahan, parangnya diacungkan ke kami, bukan parang sih, besi tajam. Saya tembak peringatan lagi, lalu dia sudah mulai lemas. Secara cepat kami mau rampas sajamnya tadi, sudah. Habis itu kami lakukan pemborgolan, amankan tersangka, lalu tersangka dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Meski sudah dibawa ke rumah sakit, pelaku akhirnya tewas kehabisan darah. "Karena kehabisan darah akhirnya meninggal, jadi meninggalnya di rumah sakit. Kita udah melakukan upaya negosiasi sampai tiga kali lebih untuk menyerahkan baik-baik senjatanya," ungkapnya.

 

TAG TERKAIT :
Penyerangan Polres Ogan Komering Ilir Polres OKI Diserang Polres OKI Sumsel

Berita Lainnya