News

Fans Berat yang Gagal Temui Idola, Pembakar Mobil Via Vallen Terancam 12 Tahun Bui

Aisyah Isyana - 01/07/2020 15:05

Beritacenter.COM - Aksi pembakaran terhadap mobil pedangdut Via Vallen, diketahui dilatari motif sakit hati pelaku yang tak bisa bertemu biduan pujaannya. Saat ini, pelaku pembakar mobil Toyota Alphard Via Vallen telah ditetapkan jadi tersangka.

Pembakaran mobil mewah Via Vallen itu ternyata tak lain merupakan 'Vyanisty', sebutan untuk fans Via Vallen. Pelaku yang ngefans berat dengan Via Vallen ini mengaku sudah dua kali berupaya mengunjungi Via dikediamannya di Sidoarjo, namun selalu gagal.

Baca juga :

"Sudah diupayakan dua kali. Tapi dari pengakuan pelaku, ia tetap tidak bertemu Via," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji kepada wartawan usai upacara HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (1/7/2020)

Sumardji menyebut pelaku sempat ditemui seseorang saat bertandang kerumah Via Vallen, namun sayangnya pelaku mengaku malah mendapat perlakuan yang tak mengenakkan.

"Menurut pengakuan si pelaku, ada yang menemui tapi dengan mengucapkan hal-hal yang menurut pelaku tidak mengenakkan hati. Contohnya (ucapan) kamu kotor, pakaianmu lusuh, dan sebagainya" jelasnya.

Hal itu lah yang kemudian memancing pelaku nekat melakukan pembakaran terhadap mobil pedangdut pujaannya, Selasa (30/6) dini hari. Atas aksi nekatnya itu, pelaku akhirnya ditetapkan jadi tersangka dan ditahan polisi.

"Pelaku akan di jerat pasal 187 ayat 1 KUHP tentang pembakaran. Ancamannya 12 tahun penjara," jelas Kapolresta Sidoarjo.

Sementara apakah aksi pembakaran mobil itu telah direncanakan, Sumardji menyebut pelaku melakukan aksinya secara spontan. "Menurut pengakuan pelaku, dilakukan secara spontan," kata Sumardji.

Kendati begitu, fakta dilapangan ternyata berbeda, karena polisi mendapati botol air mineral berbau bensin didalam tas yang dibawa pelaku. Bensin itu diduga kuat digunakan pelaku untuk membakar mobil Via. Namun, belum diketahui pasti darimana bensin itu berasal.

Tak hanya membakar, pelaku juga sempat mencorat-coret tembok rumah Via Vallen dengan spidol. Tulisan itu dinilai bernada ancaman, karena ada kata matinya. Adapun tulisan itu yakni : 'KIBUS ADA, ADA G K KSH HAK KU, PIJE PERSA 98 PIJE 97 MATI KALIAN BANG'.

TAG TERKAIT :
Via Vallen Polresta Sidoarjo Mobil Alphard Via Vallen Dibakar Pelaku Pembakaran Mobil Via Vallen Vyanisty Fans Via Vallen

Berita Lainnya