Politik

Pakar Hukum Trisakti: RUU HIP ke PIP Jebakan Batman

Anas Baidowi - 06/07/2020 08:26

Beritacenter.COM - Pakar Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan RUU HIP harus dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR agar tidak ada ruang untuk memonopoli Pancasila. RUU HIP dirubah ke PIP merupakan jebakan batman.

"Karena sangat berbahaya dapat digunakan untuk menyingkirkan lawan politik, tentu saja ini bertentangan dengan hakekat demokrasi," kata Fickar, Senin (6/7/2020).

Ia menilai, terkait usulan sejumlah pihak agar RUU HIP itu diubah redaksinya menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP) juga tidak tepat. Menurutnya, jika maksud meneguhkan kewenangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai lembaga negara non kementerian, maka cukup dengan Peraturan presiden (Perpres).

Jika tetap diusulkan sebagai RUU BPIP, hal ini disebutnya akan menjadi "jebakan batman". Ia melihat, jika nantinya RUU disahkan menjadi UU maka akan berpotensi menjadi alat penafsiran juga terhadap Pancasila. "Jadi saya kira tidak perlu BPIP di RUU-kan. Sekali lagi ini jebakan batman," ujarnya.

Selain itu, lanjut Fickar, dengan pengaturan melalui UU akan membawa konsekwensi pendanaan melalui APBN yang akan membengkak, bahkan akan menjadi pengeluaran yang berlebihan tanpa dapat diukur hasil kerjanya. "Dalam konteks ini sebagai rakyat pembayar pajak saya keberatan," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center RUU HIP RUU PIP

Berita Lainnya