Opini

JOKOWI Akan Menyusul Jejak Dua Presiden Ini....

Indah Pratiwi - 07/07/2020 01:46

 

JOKOWI MENYUSUL..

Penggantian, atau di ganti adalah konotasi kepada hal buruk, atau tidak baik, atau tidak berfungsi sebagaimana mustinya. Kita telah terjebak pemikiran bahwa pemimpin yg memimpin terlalu lama akan menjadi otoriter dan rakus, pemikiran ini didasari oleh pengalaman Soeharto yg menjadi buas karena memimpin terlalu lama, pikiran absurd dari orang2 yg hanya kepengen gantian.

Kalau bibitnya baik, ya akan tetap baik, tapi kalau kita milih DNA maling ya tetap maling. Kenapa takut dipimpin orang baik seumur hidup, daripada gonta ganti pemimpin kita main tebak manggis.

Jokowi adalah pemimpin baik yg teruji. Dua kali jadi walikota, satu kali jadi gubernur dan dua kali jadi presiden. Apa dia pernah melakukan nepotisme, korupsi, atau sejenisnya. Anaknya saja jual martabak, pisang goreng, tak lulus masuk PNS, dialah satu2nya presiden didunia yg mungkin gak pernah pakai jam tangan, dialah presiden yg tidurnya di paviliun istana, kenapa bisa begitu, iya karena jiwanya kesatria, dia bekerja untuk rakyatnya, dia hanya berfikir mengabdi dan bekerja, nggak geragas kemana2, kontras sekali dari presiden sebelumnya, kita nggak usah cerita, alam Indonesia sudah mencatatnya bahwa kita pernah dua kali diakali oleh orang cilaka.

Rakyat China dan Rusia berpikir cerdas, mereka mengamandemen UUD jabatan presiden. Xi Jinping dinobatkan sbg presiden seumur hidup, Putin didaulat meminpin sampai 2036, kenapa rakyatnya berani, ya karena Xi Jinping dan Putin orang pilihan sesuai harapan, ngapain repot ritual pemilu 5 tahunan, salah pilih malah ngerusak yg sudah ada, belum lagi biayanya besar yg bisa dibelanjakan utk kepentingan lainnya. Sekali lagi Indonesia sudah dua kali salah pilih pemimpin, hasilnya ninggalin hutang duitnya buat pialang komisinya masuk lewat selangkangan, keluarganya poya2 sampai lupa diamana menyimpan hartanya.

Kita sudah nemu permata seperti halnya rakyat China dan Rusia, mereka punya Jinping dan Putin, kita punya Jokowi yg piawai. Apa mau coba2 nyari yg lain, perjudiannya terlalu beresiko saat ini. Jokowi baru merepondasi Indonesia, jangan dibiarkan dibonggar penggantinya. Bak mengecor bangunan, semennya belum kering bahaya membiarkannya diutak atik atasnya, bisa retak pondasinya, dan rubuh lagi bangunannya. Jadi wacana memberi ruang kepemimpinan Jokowi sampai 2027 adalah langkah awal untuk kemudian kita pikirkan langkah selanjutnya.

Jadi tidak ada alasan kita untuk tidak meminta Jokowi melanjutkan kepemimpinannya demi bangsa dan negara, kecuali dia menolaknya, tapi rasanya kok tidak demikian, karena kesatria adalah pejuang, bukan pecundang.

#MARILANJUTJOKOWILAGI
.
.
.
Biakto Biakto

TAG TERKAIT :
Joko Widodo Jokowi Orang Hebat

Berita Lainnya