Nasional

Solutif dan Cerdas! Alasan Menteri Edhy Bolehkan Ekspor Benih Lobster

Lukman Salasi - 07/07/2020 23:41

BeritaCenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan ( KKP), Edhy Prabowo, resmi mencabut larangan ekspor benih lobster yang dibuat pada era Susi Pudjiastuti saat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Periode (2014-2019).

Dulu Susi melarang ekspor tersebut demi menjaga eksistensi lobster yang dianggapnya mulai langka di perairan Indonesia.

Namun, kebijakan Susi pada waktu itu telah merugikan ribuan rakyat yang menggantungkan hidupnya dari penangkapan benih lobster di lautan. Dampak negatif dari kebijakan Susi itu marak adanya penangkapan dan ekspor ilegal benih lobster.

Menteri Edhy kemudian membuat langkah solutif dan cerdas. Ia meramu sebuah kebijakan jitu dengan membolehkan ekspor benur agar rakyat bisa terbantu ekonominya dan ada pemasukan untuk negara. Di sisi yang lain bagaimana budidaya benur bisa ditingkatkan.

Berikut alasan Menteri Edhy bolehkan ekspor benih lobster:

1. Demi Kesejahteraan Rakyat

Menteri Edhy menegaskan bahwa kebijakannya yang membolehkan ekspor benih lobster tujuan utamanya untuk kesehterajaan rakyat. Edhy menyebut ada ribuan rakyat yang sangat mengganguntungkan hidupnya dari hal tersebut.

“Muaranya menyejahterakan. Yang paling penting, izin itu dibuat untuk kesejahteraan, manfaat atau tidak ke masyarakat, kata Menteri Edhy dalam keterangan tertulisnya yang kami kutip Selasa (7/7/2020).

“Terdapat 13.000 nelayan yang menggantungkan hidup dari mencari benih lobster," tambahnya.

2. Budidaya Lobster

Edhy menegaskan bahwa tidak semua benih lobster akan diekspor. Sebagian akan dibudidaya di dalam negeri hingga besar. Edhy berjanji akan meningkatkan kapasitas budidaya lobster dalam negeri. Sehingga ekosistem lobster akan terjaga dengan baik dan tidak perlu takut akan adanya kelangkaan atau kepunahan.

“Bila kemampuan budidaya di Indonesia semakin baik, otomatis benih yang ada dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan pembudidaya di dalam negeri,” ujar Edhy.

Menurut Edhy, perusahaan yang mendapat izin ekspor tidak asal tunjuk harus melewati proses admistrasi hingga uji kelayakan.

"Pendaftaran izin ini terbuka. Ada prosesnya, dari mulai berkas hingga peninjauan langsung proses budidaya yang dimiliki. Setelah kelayakannya terverifikasi, baru mendapat izin. Proses ini terbuka, tidak ada yang kami tutupi," paparnya.

3. Menambah Pemasukan Negara

Beberapa waktu lalu Edhy sudah menjelaskan, jika diberikan aturan main yang jelas, ekspor benih lobster bakal memberikan nilai tambah. Ketimbang dilarang tapi faktanya penangkapan di laut masih terjadi.

"Saya sangat salut dengan Badan Karantina, Polairud, Angkatan Laut yang bahu-membahu menggagalkan (penjualan benih lobster). Tapi apakah akan begini terus? sementara penangkapan ada, mereka juga tergantung dengan pekerjaannya, kita nggak kasih solusi. Harus ada solusi di sini," ujarnya.

Edhy menegaskan bahwa dibolehkannya ekspor benih losbter untuk menambah pemasukan bagi negara. Itulah sebabnya, ekspor benih lobster dikenakan pajak dan besarannya tergantung margin penjualan.

"PNBP ini sangat transparan, lho. Hanya mereka yang mengekspor saja yang bayar, bukan nelayan atau yang cuma berbudidaya. Aturan PNBP pun disesuaikan dengan harga pasar," terang Edhy.

TAG TERKAIT :
Berita Center PNBP Kesejahteraan Rakyat Edhy Prabowo Menteri KKP Ekspor Benih Lobster Izin Ekspor Benih Lobster Demi Rakyat Budidaya Lobster

Berita Lainnya