Nasional

Ketua Gugus Tugas Beberkan Maksud Presiden Terkait Peringatan "Lampu Merah"

Baharuddin Kamal - 09/07/2020 22:43
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo.

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menjelaskan maksud Presiden Jokowi yang memberikan peringatan 'lampu merah'. Menurutnya, hal itu merupakan arahan Jokowi agar lebih hati-hati dalam menangani virus Corona.

"Hati-hati, lebih waspada, tidak boleh anggap enteng, tidak boleh lengah, harus lebih memperhatikan manajemen krisis," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo, Kamis (9/7/2020).

Doni mengatakan, peringatan ini bermaksud agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di daerah melakukan pembatasan kegiatan kembali.

"Iya betul. Rem dan gas yang disampaikan presiden dikendalikan oleh pengemudinya: Kepala Gugus Tugas Daerah (provinsi, kabupaten, dan kota)," jelas Doni.

Sebelumnya diketahui, Jokowi yang hari ini meninjau Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyinggung perihal itu. Jokowi menyebut kondisi saat ini sebagai 'lampu merah'. Sebab, ada tambahan 2.657 kasus baru hari ini dengan akumulatif 70.736 kasus.

"Sebaran COVID di seluruh Tanah Air ini sangat tergantung sekali pada bagaimana daerah mengendalikannya. Dan perlu saya ingatkan, ini saya kira sudah lampu merah lagi. Hari ini secara nasional kasus positif ini tinggi sekali hari ini, 2.657," ujar Jokowi.

TAG TERKAIT :
Berita Center Presiden Jokowi Virus Corona Covid-19 Pandemi COVID-19 Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo "Lampu Merah"

Berita Lainnya