Kriminal

Bejat ! Kakek di Sumsel Tega Cabuli Cucunya Selama 4 Tahun

Baharuddin Kamal - 13/07/2020 16:39
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Seorang kakek bernama Syafei (60) tega memperkosa cucunya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah SMP. Kasus pemerkosaan tersebut telah berlangsung selama 4 tahun lamanya.

Korban yang merasa resah atas pelakuan kakeknya kemudian memberanikan diri menceritakan ke keluarganya hingga diteruskan ke polisi.

Dari pengakuan korban, dirinya selalu diancam akan disantet bila takmau menuruti nafsu bejat kakeknya itu. Pelaku diringkus tanpa perlawanan di rumahnya di kawasan Kertapati Palembang.

Pemerkosaan itu pertama kali terjadi saat korban masih duduk di bangku kelas lima SD atau tepatnya pada tahun 2015. Ketika itu, korban baru sampai di rumahnya yang terletak di Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pelaku kemudian langsung memaksa korban untuk berhubungan intim.

Agar tidak dicurigai tetangga dengan teriakan dan perlawanan korban, pelaku mengeraskan volume televisi di ruang tamu. Tersangka memperkosa cucunya itu berkali-kali ketika rumah sepi.

Pemerkosaan tersebut terus dilakukan pelaku saat korban pulang sekolah dan saat orangtuanya tak ada di rumah hingga Desember 2019.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Roby Sugara menjelaskan, pelaku selalu mengancam akan menyantet korban bila menceritakan pemerkosaan itu kepada orang lain.

"Tersangka mengancam menyantet, korban ketakutan dan perkosaan terus terjadi berulang-ulang sejak korban kelas lima SD sampai kelas tiga SMP," ungkap Roby, Senin (13/7/2020).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1) juncto Pasal 76 huruf e Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Tersangka mengakui semua perbuatannya. Kami akan kenakan sanksi maksimal karena kejadian itu membuat korban trauma," tegasnya.

TAG TERKAIT :
Pemerkosaan Pencabulan Palembang Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya