News

Psikolog soal WN Prancis Predator Anak Bunuh Diri : Dikalangan Itu Angkanya Memang Tinggi

Aisyah Isyana - 13/07/2020 22:40

Beritancenter.COM - WN Prancis tersangka pencabulan 305 bocah, FAC (65), meninggal dunia setelah melakukan percobaan bunuh diri di sel Polda Metro Jaya. FAC dinyatakan meninggal pada Minggu (12/7) kemarin, setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan..

Menanggapi hal itu, psikolog forensik Reza Indragiri Amriel menyebut fenomena bunuh diri di kalangan pelaku kejahatan memang kerap terjadi. Bahkan angkanya disebut lebih banyak dari bunuh diri di masyarkat umum lainnya.

Baca juga : WN Prancis Tersangka Pencabulan Anak Tewas Usai Upaya Bunuh Diri di Sel Mapolda Metro

"Bunuh diri di kalangan pelaku memang tinggi. Sekitar 180 kali lebih tinggi daripada bunuh diri pada masyarakat umum," kata Reza kepada wartawan, Senin (13/7/2020).

Dia berharap kejadian itu dapat menjadi pelajaran bagi arapat penegak hukum, agar kejadian seperti itu tak terulang kembali sehingga tak mengganggu proses penyelidikan yang tengah berlangsung. Terlebih, Reza menyebut kasus kejahatan seksual terhadap anak seharusnya tak dipandang sebagai pelaku tunggal, melainkan bagian dari jaringan pedefolia internasional.

"Karena kita perlu menyikapi pelaku eksploitasi seksual anak bukan sebagai lone wolf, melainkan sebagai bagian dari jaringan pedofilia internasional. Maka perlu dipastikan bahwa pelaku bukan dibunuh oleh sindikat internasional tersebut," papar Reza.

Selain itu, Reza juga menyinggung soal para korban yang disebutnya berhak mendapat ganti rugi dari pelaku. Reza menyebut beberapa negara memberikan kompensasi sebagai bentuk sanksi atas kegagalan melindungi warganya.

"Korban eksploitasi berhak memperoleh perlindungan khusus dari negara dan restitusi (ganti rugi) dari pelaku. Tapi kalau pelaku tidak mampu, misalnya karena mati, sejumlah negara memberlakukan kompensasi. Kewajiban membayar ganti rugi dialihkan kepada negara. Ini merupakan bentuk sanksi atas kegagalan negara melindungi warganya (anak-anak) dalam hal ini," sebut Reza.

Untuk diketahui, polisi mendapati FAC dengan kondisi leher terikat kabel di sel tahanan, Kamis (9/7) malam. Polisi langsung membawa FAC ke RS Polri untuk mendapat perawatan, namun akhirnya dinyatakan meninggal pada Minggu (11/7) malam,

Terkait perstiwa itu, Yusri memastikan pihaknya telah memeriksa petugas jaga saat itu. Selain itu, polisi juga melakukan rekonstruksi guna memastikan kejadian tersebut.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Pencabulan WN Prancis Bunuh Diri di Sel WN Prancis cabuli ratusan bocah di Jakarta

Berita Lainnya