News

MUI Imbau Warga yang Berkurban Tak Ambil Jatah Daging, Cegah Penyebaran COVID-19

Aisyah Isyana - 14/07/2020 19:40

Beritacenter.COM - Menyikapi situasi ditengah pandemi COVID-19, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Muhyiddin Juaidi mengimbau masyarkat yang berkurban agar tidak mengambil jatah daging hewan yang telah dikurbankan.

"Mengingat begitu banyak dari umat Islam yang terpapar akibat pandemi COVID-19 maka sebaiknya daging-daging hewan kurban itu dibagikan kepada mereka secara merata dan berharap yang berkurban tidak usah lagi mengambil daging hewan kurban tersebut, walaupun boleh. Jadi karena ini khusus mengenai kondisi sedemikian rupa," jelas Muhyiddin Junaidi di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2020).

Baca juga : Disebut 'Menteri Titipan', Edhy Prabowo : Gapapa, Saya Fokus Membahagiakan Rakyat

Muhyiddin juga meminta agar dokter hewan dapat betul-betul memastikan kondisi hewan yang akan dikurbankan. Dia berharap, hewan-hewan yang dikurbankan dapat memenuhi kriteria ajaran agama dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Maka kita harus membuat tempat penyembelihannya sedemikian rupa, menjaga higienis kebersihan dan menjaga protokol kesehatan dan hewan-hewan yang akan disembelih itu harus memiliki kriteria sesuai ajaran agama Islam," ungkapnya.

"Dengan ini kami juga mengimbau kepada para dokter hewan untuk melakukan pengecekan terhadap hewan-hewan kurban yang akan disembelih sehingga tidak ada penyakit bawaan. Nah seperti itu," sambungnya.

Jelang hari raya Idul Adha, MUI sendiri telah mengatur tata cara penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi Corona. Dengan begitu, Muhyiddin berharap masyarkat yang memiliki rezeki berlebih dapat berpartisipasi untuk turut berkurban.

"Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan panduan tentang penyembelihan hewan kurban tahun 2020. Antara lain disebutkan bahwa MUI berharap di tahun ini umat Islam terutama yang memiliki keleluasaan rezeki agar melakukan penyembelihan hewan kurban, berkurban," kata dia.

Untuk diketahui, MUI sebelumnya resmi mengeluarkan fatwa tata cara penyembelihan hewan kurban ditengah pademi virus Corona, sebagaiamana tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 36 Tahun 2020. Fatwa itu menekankan pentingnya protokol kesehatan.

TAG TERKAIT :
MUI Hewan Kurban Idul Adha Virus Corona Pandemi COVID-19

Berita Lainnya