PRESIDEN RI HARUS ORANG JAWA ? Anies Baswedan Mendadak Jadi Orang Jawa

Indah Pratiwi Budi - 21/07/2020 15:00

Kata JK "Mungkin butuh 100 tahun orang diluar Jawa jadi Presiden" Dan Anies pun langsung ngaku-ngaku jadi orang jawa. Jawa tulen lagi.

Pengakuan Anies bahwa dia orang Jawa, tidak terlepas dari kepentingan Pilpres 2024.
Anies sadar bahwa faktor Jawa sangat menentukan seseorang menjadi Presiden di negara ini. Sebuah fakta yang tidak terbantahkan.

Ada beberapa alasan mengapa harus orang Jawa yang menjadi Presiden di negara ini.
1. Suku Jawa adalah penduduk mayoritas yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Empat puluh persen lebih adalah jumlah yang sangat mendominasi. Data tahun 2015 adalah 40,22 %.
2. Dimana-mana di dunia ini, jika minoritas yang menjadi Presiden selalu terjadi kekacauan. Kecuali di negara yang sudah demokratis. Mungkin itu sebabnya JK mengatakan 'butuh waktu 100 tahun lagi, diluar Jawa jadi Presiden di negara ini'
3. Alasan lain adalah Jawa sangat 'fleksibel' terhadap etnis diluar Jawa. Sikap ini bisa menjadi alat pemersatu ditengah-tengah masyarajat kita yang sangat plural.

Dalam banyak kebudayaan di seluruh dunia, kondisi toleran selalu dianggap sebagai sesuatu yang sangkil/efektif untuk menekan berbagai macam perpecahan karena segala bentuk perbedaan.

Indonesia sangat butuh sikap toleran ini untuk membangun kehidupan yang damai antarberbagai kelompok masyarakat yang berbeda-beda. Dan sikap keseharian masyarakat etnik Jawa selalu beranggapan bahwa:
'Kondisi harmonis dalam berbagai bentuk perbedaan adalah niscaya dan harus menjadi yang utama dalam kehidupan.'

Presiden RI harus orang Jawa? Ini hanya kebutuhan sosial saja yang sifatnya situasional. Secara undang-undang siapapun bisa jadi presiden dengan syarat sudah menjadi warga negara RI sejak kelahirannya. Mau keturunan China, Pakistan ataupun keturunan Yaman tidak jadi soal. Yang penting TIDAK PEMBOHONG.

#DukungYangJUJUR
#BuangPEMBOHONG

Berita Lainnya