News

Soal Kasus Impor Ilegal 190 HP, Bos PS Store Jadi Tahanan Kota

Aisyah Isyana - 28/07/2020 22:30

Beritacenter.COM - Kasus impor ilegal 190 handphone (HP) membuat bos PS Store berinisial PS, ditetapkan sebagai tersangka dan menjadi tahanan kota. Saat ini, berkas tersangka PS juga sudah dilimpahkan ke Kejari Jakarta Timur.

"Saat ini tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari, yaitu penahanan kota, di rumahnya," kata Kasi Intel Kejari Jaktim Ady Wira Bhakti, saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Baca juga :

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat ini tengah menyusun berkas dakwaan perkara terhadap bos PS Store tersebut. Jika nantinya rampung, berkas itu akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk segera disidangkan.

Sebelumnya, Kejari Jakarta Timur telah menerima pelimpahan tahap II berkas pemilik PS Store, PS, dari penyidik PPNS dari kantor wilayah Bea Cukai Jakarta, Kamis (23/7). Dari kasus ini, barang bukti yang disita dari tersangka yakni, 191 handphone bermacam-macam jenis tipe dan merek dari hasil impor ilegal dari Batam.

"Yang jelas barang buktinya itu 191 HP. Hp-nya banyak banget kurang-lebih ada 63 tipe jenis kalau nggak salah, Sony, Apple, Sharp kan banyak tipe-tipenya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta menyita 190 handphone ilegal dari PS Store. Pemilik PS Store berinisial PS juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penyerahan barang bukti beserta tersangka itu dilakukan atas pelanggaran Pasal 103 huruf d Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang kepabeanan.

Adapun penyerahan barang bukti berikut tersangka PS turut diumumkan melalui akun Instagram @bckanwiljakarta, Selasa (28/7). Dimana, sebelumnya Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta telah melakukan pelimpahan tahap II, yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas penyidikan tindak pidana kepabeanan, Kamis (23/7).

"Tersangka berinisial PS telah diserahkan beserta barang bukti antara lain 190 handphone bekas berbagai merek dan uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp 61.300.000,-," tulis akun @bckanwiljakarta yang dikutip detikcom.

TAG TERKAIT :
Hp Ilegal PS Store Handphone Ilegal Bea Cukai Jakarta PS Store Ditangkap Kejari Jakarta Timur

Berita Lainnya