News

KPK Bakal Panggil Nadiem untuk Bahas Polemik POP

Baharuddin Kamal - 29/07/2020 12:44
Gedung KPK.
FOKUS : KPK

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Mukarim untuk membahas Program Organisasi Penggerak (POP) yang belakangan ini dinilai membuat gaduh masyarakat.

"Karena beberapa hal terkait sekarang lagi ramai POP. Kita mengundang, rencana mengundang Pak Menteri (Nadiem) ke mari (KPK-red) bersama Irjen dan Dirjennya. Jadi mungkin itu salah satu agenda kita sampaikan akan menelaah tersebut," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam diskusi webinar yang disiarkan di Youtube KPK, Rabu (29/7/2020).

Lili mengaku belom bisa menjelaskan secara detail terkait kapan pertemuan itu berlangsung. Namun, dia memastikan KPK memang memberikan perhatian soal POP itu.

"Kami juga terhadap POP memberikan perhatian dan mungkin kita akan melihat dan membantu Kementerian terhadap pelaksanaan tersebut," sebutnya.

Sementara itu, Mendikbud Nadiem Mukarim mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi program POP tersebut. Ia mengaku bakal mengandengan pihak-pihak eksternal dalam proses evaluasi itu.

"Kami memutuskan untuk melakukan evaluasi 3-4 minggu evaluasi lagi kita ingin mengundang pihak eksternal untuk melihat sistem kita tolong berikan penilaian sistem seleksi kita," ucap Nadiem.

Dalam kesempatan itu, Nadiem juga mengutarakan permintaan maaf kepada NU, Muhammadiyah, dan PGRI atas kisruhnya dalam program tersebut. Ia berharap ketiga organisasi itu dapat kembali bergabung menjadi organisasi penggerak dan membimbing Kemendikbud.

"Harapan besar saya yang luar biasa bahwa dengan perubahan ini dan penyempurnaan-penyempurnaan apa pun di masa depan bahwa NU, Muhammadiyah, dan PGRI bisa kembali membimbing kami kembali melibatkan diri dalam proses ini dan terus sempurnakan proses ini. Jadi bimbingan mereka, partisipasi mereka, sebagai kemitraan di kemendikbud sangat kami harapkan," tuturnya.

TAG TERKAIT :
KPK Mendikbud Berita Center Komisi Pemberantasan Korupsi POP Program Organisasi Penggerak Nadiem Mukarim

Berita Lainnya