Ekonomi

Akibat Corona Pengangguran di RI Bertambah 3,7 Juta, Bappenas : Sedang Usaha Mengatasi

Anas Baidowi - 29/07/2020 18:30
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Beritacenter.COM - Menyebarnya virus Corona di Indonesia sangat mempengaruhi perekonomian. Terlebih lagi, banyak perusahaan yang mengurangi karyawan sehingga jumlah pengangguran meningkat sebanyak 3,7 juta.

“3,7 juta sebuah angka yang relatif besar. Karena sekarang itu kita itu sekitar 7 jutaan. Jadi dengan 3,7 juta artinya karena pandemi ini ada kenaikan 50% dari yang ada,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa beberapa waktu lalu.

Melalui pelebaran defisit, lanjut Suharso, pemerintah akan berusaha mengatasi masalah pengangguran pada tahun depan. Seperti diketahui pemerintah melebarkan defisit APBN hingga 5,2% dari PDB.

“Maka tentu ada ruang fiskal yang cukup untuk belanja. Tapi tadi sesuai dengan persetujuan bapak presiden tadi angka kenaikan itu akan didesain sedemikian rupa yang dapat memberikan implikasi yang positif terhadap pemulihan ekonomi. Utamanya untuk mencegah terjadinya bertambahnya jumlah orang miskin, bertambahnya pengangguran. Itu semua akan kita cegah dengan cara seperti itu,” paparnya.

Sebelumnya diketahui, Staf khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Dita Indah Sari mengatakan dampak pandemi membuat sejumlah pelaku usaha baik dari industri menengah, besar dan kecil menutup perusahaannya. Hal ini tentunya membuat jumlah pengangguran semakin bertambah.

"Sebelumnya angka pengangguran akibat pandemi itu sampai 6,2 juta. Nah kini bertambah sebesar 3, 66 juta orang. Bertambahnya angka itu bersumber baik dari tenaga kerja formal, informal serta TKI yang gagal berangkat." kata Dita.

TAG TERKAIT :
Pengangguran Berita Center Corona Virus Bappenas Pandemi COVID-19

Berita Lainnya