News

Bukan Konspirasi, Covid-19 Ancaman Nyata

Indah Pratiwi Budi - 01/08/2020 20:44

Beritacenter.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito menegaskan, virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19 bukanlah konspirasi, melainkan ancaman nyata. Ini terbukti dari jumlah orang terinfeksi dan meninggal terus meningkat tidak hanya di Indonesia, melainkan seluruh dunia.

“Terkait dengan isu Covid-19 adalah konspirasi, perlu kami tegaskan bahwa bukan konspirasi. Seperti terlihat bahwa kasusnya tiap hari terus meningkat tidak hanya di Indonesia tapi seluruh dunia, dan sudah banyak korban berjatuhan,” kata Wiku di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Di Indonesia sendiri, jumlah kasus konfirmasi positif terus bertambah setiap harinya. Hari ini, total kumulatif kasus positif telah mencapai angka 102.051 setelah ada penambahan kasus baru 1748. Ini menunjukkan bahwa penularan Covid-19 masih jadi ancaman serius di masyarakat. Namun masih ada anggapan bahwa virus ini adalah konspirasi.

Jokowi: Waspadai Penyebaran Covid-19 Gelombang Kedua

Wiku meminta masyarakat untuk tidak lengah menghadapi Covid-19. Kondisi saat ini dibuktikan dengan data riil, di mana banyak korban yang sudah berjatuhan tanpa mengenal umur, jenis kelamin dan status sosial.

“Jadi, bukan berupa konspirasi. Kami mohon agar, semua pihak melihat apa yang terjadi di angka yang ada di seluruh dunia, dan kita betul-betul menjaga keamanan dan keselamatan anggota keluarga kita semuanya,” kata Wiku.

Wiku meminta semua pihak terutama publik figur atau tokoh yang dikenal masyarakat untuk mengeluarkan pernyataan yang tidak menimbulkan kebingungan maupun kepanikan masyarakat. Siapa pun figur publik harus menjaga dan menyampaikan pesan kepada masyarakat berdasarkan data dan informasi yang benar, serta dari sumber terpercaya. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak mendatangkan bencana, tetapi manfaat.

Di kesempatan ini, Wiku juga melaporkan bahwa ancaman Covid-19 belum mereda. Ini terlihat dari penambahan kasus harian yang mencapai 1.748 kasus hari ini. Penambahan kasus baru ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 15.22 orang, dengan spesimen 22.563 spesimen. Total kumulatif orang yang diperiksa hingga hari ini mencapai 1.417.322, sedangkan total orang yang diperiksa sebanyak 823.168 orang. Total possitive rate sebesar 12,4 persen.

Penambahan kasus baru hari ini lebih banyak dikontribusi oleh DKI Jakarta dengan jumlah 409 kasus, Jawa Timur 313, Jawa Tengah 185, Sulawesi Selatan 132 dan Jawa Barat 128 kasus.

Sementara, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah banyak. Penambahan kasus sembuh har ini sebanyak 2366, sehingga totalnya menjadi 60.539 kasus. Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang terbesar pasien sembuh hari ini, yaitu 627 kasus, disusul Jawa Timur, 401 kasus, DKI Jakarta 376 kasus.

Untuk kasus kematian hari ini ada penambahan 63 kasus, sehingga totalnya menjadi 4.901 kasus. Kasus kematian tertinggi hari ini berada di Jawa Timur dengan jumlah 22 kasus. Diikuti DKI Jakarta dengan 15 kasus dan ketiga terbanyak berada di Jawa Tengah sebanyak 8 kasus.

TAG TERKAIT :
Virus Corona Covid-19 Pandemi COVID-19 Indonesia Pasti Bisa Lawan Corona Pasien Covid19

Berita Lainnya