Ekonomi

OJK Komitmen Beri Dorongan Perekonomian Untuk Pemulihan yang Lebih Cepat

Anas Baidowi - 04/08/2020 23:57

Beritacenter.COM - Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta dunia usaha termasuk industri jasa keuangan, bergotong royong memberikan dorongan perekonomian. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi pada masyarakat.

Domestic demand sangat penting dan pemerintah berkomitmen untuk mendorong itu. Kita harapkan di perbankan bisa lebih pro aktif untuk meningkatkan kredit," ujar Wimboh, Selasa (4/8/2020).

Wimboh mengatakan, perbankan harus lebih aktif dalam meningkatkan kredit. Apalagi pemerintah telah memberikan dana kepada beberapa bank milik negara dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan nominal yang cukup besar, yakni Rp30 triliun untuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan pada BPR senilai Rp11,5 triliun.

"Penempatan dana pemerintah di perbankan dan juga penjaminan kredit UMKM maupun korporasi yang merupakan amunisi agar memberikan dorongan bagi sektor riil untuk tumbuh kembali," ujarnya.

Ia menambakan, penempatan dana tersebut harus disertai dengan target leverage sebesar tiga kali lipat untuk anggota Himbara, dan dua kali lipat untuk BPR.

Harusnya, perbankan akan mudah dalam meningkatkan kredit karena adanya tren penurunan suku bunga. Namun diharapkan penurunan suku bunga bisa terjadi lebih cepat lagi.

Selain itu, Faktor lain seperti peningkatan aktivitas belanja kementerian dan lembaga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan konsumsi dan dan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya UMKM.

"Komitmen pemerintah mempercepat belanja kementerian dan lembaga akan memberikan amunisi yang cukup bagi pertumbuhan konsumsi dan UMKM. Ini harus ditangkap perbankan untuk memberikan kredit lebih tinggi lagi,” ucapnya

TAG TERKAIT :
Berita Center Ekonomi OJK Pemulihan Ekonomi

Berita Lainnya