Internasional

Amonium Nitrat Diduga Jadi Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon

Anas Baidowi - 05/08/2020 22:47

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Lebanon, Hassan Diab mengatakan bahwa ledakan dahsyat yang mengguncang lebanon disebabkan oleh zat amonium nitrat. Amonium nitrat tersebut yang berjumlah sekitar 2.750 ton tersimpan di gudang lokasi ledakan selama 6 tahun.

"Tidak dapat diterima bahwa pengiriman 2.750 ton amonium nitrat telah ada selama enam tahun di sebuah gudang, tanpa mengambil langkah-langkah pencegahan," kata Diab pada pertemuan dewan pertahanan, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/8/2020).

Ledakan itu telah menewaskan ratusan orang dan menyebabkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di ibukota Lebanon.

"Itu tidak bisa diterima dan kita tidak bisa diam tentang masalah ini."

Perlu diketahui, Amonium nitrat merupakan zat berbentuk kristal dan tak berbau. Zat ini biasa digunakan sebagai pupuk. Dalam satu dekade terakhir, terjadi ledakan di sektor industri yang disebabkan oleh zat tersebut.

Seperti dilansir AFP, Rabu (5/8/2020), ledakan yang disebabkan zat ini pernah terjadi di pabrik pupuk Texas, Amerika Serikat (AS) pada tahun 2013 yang menelan korban 15 orang tewas dan di Prancis pada 2001 di sebuah pabrik kimia di Toulouse yang menewaskan 31 orang.

Amonium nitrat akan sangat berbahaya ketika dikombinasikan dengan bahan bakar minyak. Peledak ini banyak digunakan oleh industri konstruksi. Bahkan digunakan oleh kelompok pemberontak seperti Taliban untuk bahan peledak improvisasi.

Zat tersebut juga merupakan salah satu komponen dalam bom di balik serangan Kota Oklahoma pada tahun 1995.

Seorang profesor kimia di Universitas Rhode Island, Jimmie Oxley mengatakan dalam kondisi penyimpanan secara normal, amonium nitrat sulit untuk meledak.

"Jika Anda melihat video (ledakan Beirut), Anda melihat asap hitam, Anda melihat asap merah, itu adalah reaksi yang tidak lengkap," kata Jimmie.

"Saya berasumsi bahwa ada ledakan kecil yang memicu reaksi amonium nitrat - apakah ledakan kecil itu kecelakaan atau sesuatu yang sengaja, saya belum dengar," sambungnya.

Sementara itu, Gubernur Beirut, Marwan Aboud mengatakan bahwa sebelumnya telah terjadi kebakaran di pelabuhan Beirut. Selang beberapa menit, terjadi ledakan dahsyat yang menghancurkan gedung-gedung di dekatnya dan menghancurkan jendela-jendela di kota tersebut.

Ledakan dahsyat diketahui bisa terjadi karena amonium nitrat adalah pengoksidasi ini meningkatkan pembakaran dan memungkinkan zat lain untuk menyala lebih mudah.

Karena alasan tersebut, ada aturan yang sangat ketat tentang di mana zat ini dapat disimpan. Misalnya, zat ini harus dijauhkan dari bahan bakar dan sumber panas.

Faktanya, banyak negara di Uni Eropa mengharuskan kalsium karbonat ditambahkan ke amonium nitrat untuk membuat kalsium amonium nitrat, yang lebih aman.

Di Amerika Serikat, peraturan diperketat secara signifikan setelah serangan Kota Oklahoma. Di bawah Standar Anti-Terorisme Fasilitas Kimia, misalnya, fasilitas yang menyimpan lebih dari 2.000 pon (900 kilogram) amonium nitrat harus diperiksa

TAG TERKAIT :
Berita Center Ledakan Lebanon Penyebab Ledakan Lebanon

Berita Lainnya