News

Sri Mulayani Ungkap Data Penerima Bansos Covid-19 Sudah Basi

Anas Baidowi - 11/08/2020 16:41

Beritacenter.COM - Penyaluran bansos untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 tidak berjalan seperti yang diharapkan. Hal ini disebabkan oleh data penerima bansos belum diperbarui sejak 2015.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan RI, Srimulyani yang mengatakan bahwa data yang ada di Kementerian Sosia berbeda dengan realitas di lapangan. Seharusnya, pemerintah daerah melakukan pembaruan data penerima bantuan tersebut.

"Data yang ada di Kementerian Sosial versus yang ada di realitas masyarakat terdapat deviasi, sehingga waktu ditelisik ternyata data tersebut belum di-update sejak 2015 karena peng-update-an data tersebut tergantung kepada pemerintah daerah. Nah pemerintah daerah tidak semuanya lakukan updating sampai kemudian terjadi COVID-19 di 2020 yang membutuhkan data yang lebih baru," katanya dalam webinar Gotong-royong #JagaUMKMIndonesia, Selasa (11/8/2020).

Dikarenakan bansos COVID-19 merupakan hal yang mendesak, pemerintah tetap membagikan sambil memperbaiki data penerima, hal ini terlihat dari jumlah penerima yang terus bertambah.

"Misalnya bansos (awalnya) kepada 10 juta plus 20 dan 9 alias 29 juta (penerima), yang terjadi adalah datanya tidak update. Pemerintah tidak bisa menunggu data terkonfirmasi, makanya dilakukan pembayaran dulu sambil ke bawah kami tambahkan lagi program sosial untuk bisa menyapu yang belum mendapatkan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala UKM Center FEB UI Zakie Machmud mengakui bahwa masalah data menjadi tantangan tersendiri karena masih tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Untuk itu, kecepatan dan ketepatan pemberian bantuan dinilai menjadi persoalan yang rumit.

"Memang tantangannya adalah data. Kita bisa tepat tapi tidak bisa cepat, kita mau cepat tapi suka tidak tepat. Masalahnya akuntabilitas," sebutnya.

Meski begitu, Zakie yakin kecepatan dan ketepatan dapat dipadukan dalam sebuah program jika pemerintah bisa mendesain program tersebut dengan tepat.

TAG TERKAIT :
Berita Center Sri Mulyani Bansos Covid-19

Berita Lainnya