Internasional

Ledakan Besar Porak-porandakan Pemukiman Warga di Baltimore AS, 1 Tewas, 7 Luka-luka

Aisyah Isyana - 11/08/2020 18:17

Beritacenter.COM - Sedikitnya satu orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat ledakan besar yang terjadi di area pemukiman di Baltimore, Amerika Serikat (AS). Sejauh ini, masih belum diketahui penyebab terjadinya ledakan di lokasi.

Ledakan besar yang merusak sedikitntya tiga rumah warga hingga menjadi reruntuhan itu diketahui terjadi pada Senin (10/8) malam waktu setempat. Tak hanya satu korban meninggal, otoritas cepat tanggap darurat juga melaporkan tujuh korban luka akibat ledakan itu, seperti dilansir CNN, Selasa (11/8/2020).

Baca juga : Amonium Nitrat Diduga Jadi Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon

Upaya pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang diduga terjebak direruntuhan, juga masih dilakukan petugas penyelamat. Sementara terkait ledakan itu, Baltimore Gas and Electric (BGE) memastikan tak ada bacaan gas yang ditemukan pada salah satu bangunan dam tak ditemukan pula kebocoran gas yang terdeteksi pada pipa. Dalam hal ini, BGE menegaskan bahwa tak ada bau gas yang dilaporkan sebelum insiden ledakan itu terjadi.

"Awak kami terus memeriksa pipa gas di area tersebut dan layanannya demi keamanan dan akan melakukan perbaikan yang diperlukan jika ditemukan ada masalah," demikian pernyataan BGE melalui juru bicaranya, Tasha Jamerson.

Saat kejadian terjadi, salah satu warga bernama Dean Jones yang tinggal beberapa blok dari lokasi ledakan, mengaku jika dirinya tengah berada di teras saat guncangan akibat ledakan terjadi. Dia menyebut ledakan itu seperti ledakan bom.

"Itu bencana besar. Seperti bom, seperti Anda melihat hal-hal yang terjadi di negara lain di mana mereka mendapati, seperti, pengeboman dan hal-hal seperti itu. Rasanya seperti menyaksikannya di kehidupan nyata. Tiang telepon terbelah. Maksud saya, rumah-rumah ambruk, kaca-kaca pecah," tutur Jones kepada media lokal WJZ, afiliasi CNN.

"Ketika saya pertama tiba di sana, saya bisa mendengar suara berkata, 'Tolong'. Itu gila," imbuhnya.

Pasca ledakan terjadi, Jones dan beberapa orang langsung memeriksa dan memindahkan puing-puing, usai mendengar teriakan minta tolong. Jones menyebut jika dirinya sempat mendengar suara gas mendesis saat memindahkan puing-puing.

Sementara itu, Departemen Pemadam Kebakaran menyebut pihaknya saat ini masih terus berupaya melakukan pencarian intensip terhadap para korban yang diduga masih selamat dan terjebak dipuing-puing bangunan.

"Anda mendapati cukup banyak rumah yang hancur ... puing-puing di tanah, jadi kami menarik dan berusaha menyisir untuk melihat apakah kami bisa menemukan penghuni tambahan," ucap Adams.

TAG TERKAIT :
Amerika Serikat Ledakan Baltimore AS Ledakan di Baltimore AS Korban Ledakan di Baltimore AS

Berita Lainnya