Kriminal

Sadis! Balita Dianiaya Hingga Tewas Oleh Teman Ibu Kandungnya

Anas Baidowi - 11/08/2020 18:15

Beritacenter.COM - Seorang balita berusia 4,5 tahun ditemukan meninggal dengan kondisi yang tidak wajar di Kecamatan Minggir, Sleman. Tewasnya balita tersebut diduga akibat dianiaya oleh seorang laki-laki berinisial JR (26) yang merupakan teman dekat ibu korban.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku JR sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di tahanan Mapolres Sleman.

"Kalau terkait penanganan perkara balita yang diduga meninggal akibat tindak kekerasan pada saat ini sudah kami lakukan proses penyelidikan dan penyidikan. Kami sudah menahan salah satu tersangka (JR) yang notabene teman dekat ibu korban," kata Deni, Selasa (11/8/2020).

Ia belum berani mnyimpulkan penyebab kematian karena hasil visum dan autopsi terhadap jenazah bay tersebut belum keluar.

"Meninggal Sabtu (8/8) malam dan Minggu (9/8) sorenya langsung dikebumikan. Hasil visum dan autopsi belum keluar, kemarin pada saat jenazah sebelum dikebumikan kami lakukan visum dan autopsi di RS Bhayangkara. Untuk hasil belum bisa kami sampaikan karena hasil visum belum keluar," terangnya.

Dari keterangan tersangka, bentuk penganiayaan yang dilakukan kepada korban menggunakan tangan kosong.

"Keterangan tersangka dominan dengan tangan kosong kadang ada yang dipukul, cubit, jewer dan lain sebagainya," ungkapnya.

Tersangka menganiaya korban saat ibu kandung korban sedang tak dirumah. Selain itu, untuk menutupi bekas luka pada korban, korban dipakaikan baju lengan panjang dan celana panjang.

"(Penganiayaan) Dilakukan di luar pengawasan ibu kandung. Menutupi bekas, si anak digunakan baju lengan panjang celana panjang sehingga tidak kelihatan secara kasat mata," beber Deni.

Saat ini pun polisi masih terus mendalami kasus ini. Terhadap tersangka, polisi menjerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Kami jerat dengan Pasal 80 ayat 3 UU 35/2014 perlindungan anak Jo 351 KUHP ayat 3 ancaman penjara 15 tahun," tutupnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Penganiayaan Balita

Berita Lainnya