News

Polisi Pastikan Perkara 3 Pelaku Penembakan Tangsel Tetap Lanjut, Meski Keluarga Minta Damai

Aisyah Isyana - 11/08/2020 22:01

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian memastikan jika perkara terhadap 3 pelaku teror penembakan di Tangerang akan tetap dilanjutkan. Meski pihak keluarga 3 pelaku berharap ada jalan damai, polisi memastikan proses hukum akan tetap berlanjut.

Dikatakan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan, pihaknya tak akan melarang jika kedua belah pihak memutuskan untuk berdamai. Kendati begitu, dia memastikan jika proses hukum terhadap ketiga tersangka akan tetap dilanjut.

Baca juga : Polisi Sita Tiga Pucuk Airsoft Gun dari Tersangka Penembak Misterius di Tangsel

"Silakan ya, kalau perdamaian. Namun, kita ketahui perbuatan mereka telah meresahkan masyarakat. Kita akan proses terus perkara ini," kata Iman kepada wartawan di Polres Tangsel, Jl Promoter, Tangerang, Selasa (11/8/2020).

Imam menyebut aksi ketiga pelaku melakukan teror penembakan di wilayah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan, telah membuat masyarkat resah. Terlebih, aksi itu juga menimbulkan korban.

"Para tersangka telah melakukan keresahan berupa menembak pengguna jalan dengan menggunakan senjata airsoft gun dan peluru mimis. Apa yang mereka lakukan tidak hanya tindak pidana tapi juga memberi dampak keresahan dan penderitaan terhadap korban," jelas Iman.

Sekedar diketahui, Alvin Lim selaku kuasa hukum keluarga ketiga tersangka, CHA (19), CLA (19), dan EV (27), berharap adanya jalan damai bagi ketiga kliennya. Dia menyebut pihak keluarga pelaku juga bersedia mengganti kerugian yang diderita para korban.

"Keluarga terduga pelaku akan bertanggung jawab dan membiayai segala kerugian dan mengupayakan perdamaian," kata pengacara ketiga pelaku, Alvin Lim, dalam keterangan kepada wartawan, Senin (10/8).

Alvin menyebut pihaknya tengah melakukan upaya mediasi dengan para korban. Untuk itu, dia berharap polisi dapat membuka pintu restrorative justice dan menghentikan penuntutan jika terjadinya perdamaian.

"Penjara sudah penuh dan overloaded. Jika pelaku kejahatan memang mau membayar ganti rugi dan mencabut laporan, maka aparat penegak hukum seharusnya memberikan kesempatan untuk perdamaian," katanya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Polres Tangsel Airsoft gun Penembakan di Tangsel Teror Penembakan dI Tangerang

Berita Lainnya