News

KKP-Komisi IV DPR Komitmen Jaga Kelestarian Waduk Jatiluhur, Jaga Kualitas Air-Budidaya Ikan

Kami berharap semoga kualitas air di Waduk Jatiluhur masih cukup baik untuk melakukan budidaya ikan, hasil produksi tetap stabil, memiliki pasar yang baik serta menghasilkan produk perikanan yang dapat menyehatkan masyarakat

Aisyah Isyana - 12/08/2020 19:17
FOKUS : KKP

PURWAKARTA - Waduk Jatiluhur memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat sekitarnya, baik untuk keperluan irigasi, sumber tenaga listrik, sebagai lumbung pangan, maupun sebagai sumber air baku untuk minum. Untuk itu, sangat penting untuk dijaga mutu serta kualitas airnya.

“Keberadaan waduk Jatiluhur berhubungan langsung dengan tugas dari Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan maupun lingkungan hidup. Pengelolaan air yang tepat di Waduk Jatiluhur dapat meningkatkan kualitas air yang berdampak bagi masyarakat banyak” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi di sela kunjungan kerja reses Komisi IV DPR bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke Waduk Jatiluhur, Purwakarta (10/8/2020).

Baca juga : KKP Kembali Tangkap 3 Kapal Asing 'legal Fishing' Modus Baru di Laut Natuna Utara

Dedi juga menambahkan bahwa terkait program strategis nasional Citarum Harum, pihaknya juga terus mendorong pemerintah untuk dapat melaksanakan program rasionalisasi KJA di waduk jatiluhur. Karena dengan adanya penataan KJA di waduk, akan juga berdampak lebih baik secara hitungan ekonomi bagi harga jual ikan.

“Kami berharap semoga kualitas air di Waduk Jatiluhur masih cukup baik untuk melakukan budidaya ikan, hasil produksi tetap stabil, memiliki pasar yang baik serta menghasilkan produk perikanan yang dapat menyehatkan masyarakat” pungkas Dedi.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika yang turut mendampingi kunjungan kerja tersebut menyatakan bahwa dengan banyaknya manfaat dari Waduk Jatiluhurbagi masyarakat, dibutuhkan komitmen bersama untuk dapat menjaga kelestarian waduk.

“Semoga dengan kehadiran Komisi IV DPR di Waduk Jatiluhur ini dapat memberikan motivasi dan solusi bagi masyarakat Purwakarta untuk dapat menjaga nilai manfaat dari waduk seperti untuk perikanan, pertanian maupun manfaat lainnya agar tidak hilang”, tutup Anne.

Dalam kunjungan kerja ini turut diserahkan bantuan kepada pelaku usaha perikanan di Kabupaten Purwakarta berupa benih ikan air tawar, paket budidaya ikan sistem bioflok, premi asuransi bagi pembudidaya ikan kecil, serta bantuan modal usaha kepada pembudidaya dengan total nilai bantuan mencapai 1,81 milyar rupiah. Selain itu turut dilakukan juga penebaran benih ikan lokal jenis nilem hasil produksi dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi sebanyak 100 ribu ekor.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto saat dimintai keterangan menyebutkan bahwa kegiatan restocking telah menjadi agenda rutin. Selain menjaga keseimbangan ekosistem perairan, kegiatan restocking juga menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi penebaran benih ikan.

“Ikan lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena keberadaannya yang cukup langka di masyarakat, bahkan ada beberapa spesies yang hampir punah. Oleh karenanya melalui unit pelaksana teknis KKP terus memproduksi ikan endemik lokal untuk dapat ditebar di perairan umum guna menjaga kelestariannya”, ucap Slamet.

Slamet mengharapkan kesadaran masyarakat untuk dapat membantu menjaga kelestarian perairan dengan melakukan pengelolaan perairan umum secara bertanggung jawab, diantaranya dengan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, tidak menangkap ikan secara berlebihan dan tidak mencemarkan perairan dengan limbah, baik limbah rumah tangga maupun kegiatan usaha pertanian dan perikanan, serta sampah.

“Kolaborasi dukungan pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat di sekitarnya”, tandas Slamet.

Sebagai informasi, hingga bulan Agustus 2020 KKP telah melakukan penebaran benih ikan sebanyak 8.472.300 ekor di 78 perairan umum pada 36 Kabupaten di seluruh Indonesia, dimana 97% benih ikan yang ditebar merupakan benih ikan lokal.

TAG TERKAIT :
KKP Budidaya Ikan Waduk Jatiluhur Komisi IV DPR Penebar Benih Ikan di Waduk Jatiluhur

Berita Lainnya