News

IDI Bali soal Jerinx : Biarkan Proses Hukum Berjalan Sebagaimana Mestinya

Aisyah Isyana - 12/08/2020 21:50

Beritacenter.COM - Drumer Supermen is Dead (SID), Jerinx, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian soal postingan 'IDI Kacung WHO'. Dalam hal ini, IDI selaku pelapor mengaku mendukung berjalannya proses hukum.

"Ya biarkan proses hukum berjalan," kata Sekretaris Ikatan Dokter Wilayah Bali I Made Sudarma saat dihubungi detikcom, Rabu (12/8/2020).

Baca juga :

Sudarman menyebut IDI mendukung penuh pihak yang berwajib dalam menjalankan proses hukum terhadap Jerinx. Menurutnya, proses hukum memang seharusnya berjalan sebagaimana mestinya.

"Kami sih mendukung proses hukum yang berjalan seperti biasanyalah, kalau kasus gini gimana gitu aja," jelas Sudarma.

Jerinx terancam dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU ITE tentang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Saat ini, Jerinx yang sudah ditetapkan tersangka, juga sudah ditahan oleh polisi. Dalam kasus ini, Jerinx terancam dijatuhi pidana penjara 5 tahun.

Sebagaimana diketahui, pelaporan terhadap Jerinx bermula dari postingan soal 'IDI Kacung WHO' di media sosial pribadinya. Adapun postingan yang dipermasalahkan, yakni postingan di akun Instagram @jrxsid, 13 Juni lalu.

"Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan RS seenaknya mewajibkan semua orang yg akan melahirkan dites CV19. Sudah banyak bukti jika hasil tes sering ngawur kenapa dipaksakan? Kalau hasil tesnya bikin stres dan menyebabkan kematian pada bayi/ibunya, siapa yang tanggung jawab?" ujar Jerinx dalam posting-an.

TAG TERKAIT :
Polda Bali Kasus Ujaran Kebencian Jerinx Postingan IDI Kacung WHO IDI Bali

Berita Lainnya