Nasional

Nazaruddin Resmi Bebas, KPK Tegaskan tak Pernah Terbitkan Status JC

Baharuddin Kamal - 14/08/2020 00:30
Gedung KPK.
FOKUS : KPK

Beritacenter.COM - Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin resmi bebas murni pada hari ini, Kamis (13/8/2020). Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar mengaku menghormati keputusan Kementrian Hukum dan HAM yang telah membebaskan Nazarudin.

Namun, Lili menegaskan KPK tidak pernah memberikan status justice collaborator (JC) kepada Nazarudin. Karena, hal itu bertentangan dengan syarat yang diberikan Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terhadap bebasnya Nazaruddin.

"Terkait bebasnya Nazaruddin, ini juga saya lihat di media, tadi juga sempat ditanyakan ke KPK, bahwa dari surat yang banyak itu ke KPK bahwa memang KPK tidak pernah menerbitkan status JC kepada yang bersangkutan," kata Lili usai menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020).

Lebih lanjut Lili menerangkan, KPK memang pernah menerbitkan dua surat keterangan yakni pada 09 Juni 2014 dan 21 Juni 2017. Dua surat itu, dipastikan Lili, bukan terkait pemberian status JC untuk Nazaruddin.

Salah satu surat yang pernah dikeluarkan KPK yakni keterangan bekerjasama untuk Nazaruddin karena sejak proses penyidikan, penuntutan dan di persidangan telah mengungkap perkara korupsi pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sarana Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

"Nah (surat) ini yang kemudian jadi alat bagi Nazaruddin untuk ajukan permohonan dapatkan hak sebagai warga binaan," katanya.

Kendati demikian, Lili mengaku enggan mengintervensi lebih jauh ihwal keputusan Kemenkumham yang telah membebaskan Nazaruddin."Karena ini sudah jadi domain dari Kemenkumham, KPK tidak mengintervensi karena mereka punya kewenangan tentu punya pertimbangan surat ini pernah jadi petunjuk untuk mereka memberikan sejumlah hak untuk warga binaan," katanya.

TAG TERKAIT :
KPK Berita Center Kasus Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi Kasus Nazaruddin M.Nazaruddin

Berita Lainnya