News

KPAI Apresiasi Putusan Hakim Vonis 'ABG Slanderman' 2 Tahun Penjara

Aisyah Isyana - 19/08/2020 00:21

Beritacenter.COM - Putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhi vonis 2 tahun penjara di LPKS Handayani, ke 'ABG Slanderman' berinisial NF (15), mendapat apresiasi pihak KPAI. Dalam hal ini, KPAI menilai jika putusan hakim telah sejalan dengan rekomendasi KPAI.

"Jadi apa yang sudah diputuskan atau divonis hakim itu sebenarnya merupakan bagian dari rekomendasi KPAI, karena kita tahu betul bahwa kasus NF ini kan bukan kasus kejahatan layaknya kejahatan yang lain ya," ujar komisioner KPAI, Putu Elvina, Selasa (18/8/2020).

Baca juga : Klinik Aborsi di Raden Saleh Hancurkan Janin dengan Larutan Asam Sulfat, Dibuang ke Toilet

Putu menyebut putusan hakim telah sepenuhnya berpihak kepada anak dalam kasus ini. Pasalnya, putusan hakim telah melalui pertimbangan terhadap NF yang merupakan seorang remaja yang masih memiliki masa depan.

"Maka dengan pertimbangan kesehatan dan tumbuh kembang janin kandungannya dan kondisi NF secara emosionalnya dan tumbuh kembangnya juga buruk, maka rekomendasi dan vonis ini dirasakan cukup berpihak kepada anak. KPAI tentu mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan oleh hakim untuk kasus ini," ucapnya.

Putu meyakini jika putusan hakim adalah yang terbaik untuk NF. Dia menilai, NF kedepannya dapat direhabilitasi dengan baik di LPKS Handayani, ketimbang jika dia dibawa ke penjara atau lapas perempuan.

"Artinya di LPKS baik dari segi rehabilitasi itu akan terakomodir, dari segi fasilitas kesehatan juga, mereka kerja sama dan ada fasilitas kesehatan dengan mitra-mitranya LPKS, ada psikolog dan ada layanan pendidikan, dan artinya selama menjalani vonis di LPKS hak-hak si anak insya Allah terpenuhi," tutur dia.

"Berbeda misalnya terjadi dia divonis di rutan. itu nggak ada hak untuk menjalankan pendidikan, hak untuk kesehatan, belum lagi tekanan-tekanan lain karena jumlah penghuni lapas dan sebagainya," sambungnya.

Untuk itu, Putu sangat berharap jika putusan 2 tahun penjara di LPKS Handayani ini bisa berkekuatan hukum tetap. Dia juga berharap jaksa penuntut umum tak mengajukan banding atas putusan itu.

"Mudah-mudahan ini bisa berkekuatan hukum tetap, kan masih ada waktu untuk jaksa banding. Tapi mudah-mudahan jaksanya juga miliki perspektif baik untuk anak sehingga agar anak ini mendapat pemidanaan yang sesuai dengan tumbuh kembang anak, maupun anak yang dikandungnya," ucap Putu.

Untuk diketahui, ABG Slandermen, NF (15), tersangka pembunuhan seorang bocah di Sawah Besar, Jakarta Pusat, divonis hakim 2 tahun penjara. Dalam kasus ini, hakim menyatakan NF bersalah dan terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap anak.

"Menjatuhkan pidana penjara di LPKS Handayani dan di bawah pengawasan BAPAS selama 2 tahun dikurangi masa tahanan," ujar hakim ketua Made Sukereni, saat membacakan putusan di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

TAG TERKAIT :
Hukum PN Jakarta Pusat KPAI ABG Slanderman ABG Pembunuh Bocah di Sawah Besar Vonis Hukum ABG Slanderman

Berita Lainnya