Internasional

Seoul Kembali Hadapi Lonjakan Kasus Corona, Korsel Wajibkan Penggunaan Masker

Aisyah Isyana - 24/08/2020 12:45

Beritacenter.COM - Lonjakan kasus baru virus Corona (COVID-19) kembali terjadi di Kota Seoul, Korea Selatan. Menyikapi hal itu, otoritas Kota Seoul, Korsel, mewajibkan warganya untuk menggunakan masker saat berada ditempat umum, baik dalam ruangan maupun diluar.

Langkah untuk mewajibkan pemakaian masker ditempat-tempat umum, baik indoor maupun outdoor, merupakan pertama kalinya dilakukan otoritas Seoul, seperti dilansir Reuters, Senin (24/8/2020).

Baca juga : Maju Jadi Capres AS, Biden Janji Sergera Akhiri 'Era Kegelapan' Kepimpinan Trump

Otoritas Seoul pada Mei lalu sempat memerintahkan warganya untuk menggunakan masker saat menaiki transportasi umum dan taksi. Adanya lonjakan kasus Corona beberapa waktu terakhir, membuat otoritas kesehatan setempat khawatir jika Korsel terpaksa menerpakan kembali sosial distancing di level tertinggi.

Sebagaiamana laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), terdapat 266 kasus baru Corona hingga Minggu (23/8) tengah malam waktu setempat. Angka itu masih lebih kecil dibanding sehari sebelumnya, yakni sebanyak 397 kasus baru dalam sehari. Lebih dari sepekan ini, Korsel melaporkan adanya tambahan kasus harian mencapai angka tiga digit.

Guna mencegah penyebaran virus COVID-19, otoritas kota Seoul mewajibkan semua orang di kota itu untuk menggunakan masker ditempat umum, baik di indoor maupun di area outdoor dengan banyak orang, kecuali saat makan dan minum, sebagaimana diumumkan pada Minggu (23/8).

Selain itu, otoritas nasional Korsel juga memperluas penerapan aturan social distancing level kedua, yang sebelumnya diberlakukan di Seoul. Saat ini, aturan social distancing yang ketat itu juga diterapkan dibeberapa area lainnya di Korsel.

Adapun aturan social distancing level dua itu melarang pertemuan gereja secara langsung dan mengatur penutupan kelab malam, tempat makan buffet dan warung internet (warnet). Saat ini, otoritas setempat juga menyebut Korsel berada diambang pandemi nasional, karena jumlah kasus baru meningkat di sedikitnya 17 wilayah di negara itu.

Menanggapi lonjakan kasus baru yang terjadi, otoritas kesehatan Korsel menyatakan tengah mempertimbangkan untuk menerapkan aturan social distangcing level tiga, atau yang 'paling ketat', yakni dengan menganjurkan menerapkan aturan social distancing level ketiga -- paling ketat -- yang menganjurkan penutupan sekolah dan bisnis. Hal itu akan dilakukan jika kasus baru yang terjadi di Korsel tidak mengalami pelambatan.

TAG TERKAIT :
Corona Virus Korea Selatan Pandemi COVID-19 Lonjakan Kasus Baru Corona di Korsel Seoul Seoul Korsel

Berita Lainnya