News

PKS Soroti Kurang Disiplinnya Masyarakat Terkait Klaster Long Weekend di DKI

Saya pikir inti masalah yang kita hadapi sekarang adalah dampak dari kurangnya disiplin masyarakat untuk menjaga protokol yang sudah ada

Aisyah Isyana - 31/08/2020 08:25
Ilustrasi

Beritacenter.COM - PKS menyoroti soal munculnya klaster long weekend virus Corona (COVID-19) di DKI Jakarta, pasca libur panjang belum lama ini. PKS menliai, hal itu terjadi sebagai imbas kurangnya disiplin masyarkat guna menerapkan protokol kesehatan.

"Saya pikir inti masalah yang kita hadapi sekarang adalah dampak dari kurangnya disiplin masyarakat untuk menjaga protokol yang sudah ada," kata Anggota F-PKS DPRD DKI, Abdul Aziz kepada wartawan, Minggu (30/8/2020).

Baca juga : 

Azis menilai, Pemprov DKI Jakarta harus sigap menyikapi kemunculan klaster long weekend ini dengan menyediakan fasilitas kesehatan untuk para pasien. Pemprov DKI juga harus gencar memberikan sosialsasi pencegahan Corona dengan melibatkan tokohmasyarkat hingga tokoh agama.

"Saya kira pemda DKI harus melakukan langkah-langkah strategis antisipatif dari sisi penyediaan fasilitas kesehatan untuk korban, dan langkah-langkah strategis preventif agar masalah ini tidak berlarut-lanjut dengan perbanyak sosialisasi, libatkan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama untuk membantu," ujarnya.

Selain itu, Aziz juga meminta agar para pelanggar protokol kesehatan dapat mendapat sanksi tegas. Hal itu dilakukan guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat terkait penyebaran virus COVID-19. Dia juga meminta masyarkaat untuk senantiasa berdoa agar pandemi ini dapat segera berakhir.

"Tingkatkan disiplin di masyarakat dengan tindakan tegas pada pelanggar protokol COVID-19, selanjutnya perbanyak doa untuk meminta pada yang kuasa untuk segera mengangkat pandemi ini," imbuhnya.

Sekedar diketahui, penularan virus Corona di DKI Jakarta memecahkan rekor harian kasus dengan dengan totol lebih dari 1.100 kasus perhari. Klaster long weekend turut menyumbang paparan Corona di DKI Jakarta.

Sebagaiamana data jumlah kasus positif virus Corona di Jakarta, Minggu (30/8), tercatat ada sebanyak 1.114 penambahan kasus baru. Dari jumlah 1.114 kasus, 385 kasus adalah akumulasi data 7 hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Sebagian besar paparan COVID-19 itu terjadi saat liburan panjang akhir pekan rentang waktu 16-22 Agustus 2020 kemarin.

TAG TERKAIT :
Pemprov DKI Jakarta PKS Penyebaran Virus Corona Covid-19 Pandemi COVID-19 Protokol Kesehatan Klaster Long Weekend

Berita Lainnya