News

Kodam Jaya Bersama Polda Metro Masih Hitung Kerugian Perusakan Polsek Ciracas

Aisyah Isyana - 31/08/2020 08:57

Beritacenter.COM - Kodam Jaya memastikan akan mengganti kerugian yang diakibatkan oleh aksi perusakan oleh oknum TNI AD di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Saat ini, Kodam Jaya masih menghitung nilai kerugian akibat aksi perusakan itu.

"Ya (masih menghitung nilai kerugian)," kata Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman kepada wartawan, Minggu (30/8/2020).

Baca juga :

Sejauh ini, masih belum diketahui pasti berapa kerugian yang ditimbulkan akibat perusakan di Polsek Ciracas. Pasalnya, pihak Kodam Jaya juga masih menghimpun korban lainnya yang belum diketahui.

"Belum dong perlu waktu karena masih menghimpun dari korban lainnya yang belum terpantau," ujar Dudung.

Dudung menyebut Kodam Jaya turut dibantu Polda Metro Jaya dalam menghitung jumlah kerugian akibat insiden tersebut. "Dengan Polda (Metro) Jaya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan akan terus mengawal penanganan kasus perusakan Polsek Ciracas dan Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, termasuk soal ganti rugi kerusakan.

"Kami mohon maaf atas kejadian tersebut dan kami akan mengawal agar ada tindak lanjut, termasuk memberikan ganti rugi," kata Andika dalam jumpa pers di Mabes TNI AD, Jalan Veteran Nomor 5, Jakarta Pusat, Minggu (30/8).

Aksi penyerangan terhadap Polsek Ciracas diketahui terjadi pada Sabtu (29/8) dini hari. Beberapa kendaraan serta bangunan di Polsek Ciracas dilaporkan dirusak dan dibakar. Tak hanya itu, Polsek Pasar Rebo juga turut diserang.

Penyerangan di Mapolsek Ciracas juga turut mengakibatkan tiga orang terluka, bahkan dua diantaranya harus dilarikan ke RS untuk mendapat perawatan medis. Aksi penyerangan di Polsek Ciracas dipicu oleh oknum TNI, Prada MI, yang mengaku dikeroyok kepada rekan-rekannya. Padahal, Prada MI ternyata mengalami kecelakaan tunggal.

"Dari telepon genggam Prada MI ditemukan yang bersangkutan menginformasikan ke angkatan 2017 mengaku dikeroyok, ditelepon seniornya bilang dikeroyok," kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman seperti dilansir Antara, Sabtu (29/8).

Setelah dicocokkan dengan keterangan saksi dari warga sipil dan CCTV di lokasi, barulah diketahui jika Prada MI berbohong. "Hal terpenting ada rekaman CCTV yang bersangkutan kecelakaan tunggal tidak ada pengeroyokan dan ada rekaman CCTV," ujarnya.

TAG TERKAIT :
TNI AD Kodam Jaya Oknum TNI Perusak Polsek Ciracas Ganti Rugi Kerusakan Polsek Ciracas

Berita Lainnya