Internasional

Kerusuhan di Kota Swedia Dipicu Oleh Aksi Pembakaran Alquran

Anas Baidowi - 31/08/2020 12:34

Beritacenter.COM - Aksi pembakaran kitab suci Alquran yang terjadi pada jumat malam (28/8) memicu kerusuhan para demonstran penentang pembakaran Alquran di Kota Malmo, Swedia.

Dilansir dari Al Jazeera, demonstran di Malmo melemparkan batu ke arah polisi dan membakar ban. Menurut pantauan sumber, semakin malam kekerasan di kota itu dilaporkan makin meningkat.

Juru Bicara Polisi Rickard Lundqvist mengatakan bahwa demonstran yang berjumlah sekitar 300 orang itu, melakukan protes terkait aksi aktivis sayap kanan Denmark Rasmus Paludan membakar salinan kitab suci Umat Muslim itu di Rosengard yang lingkungan yang mayoritas penghuninya migran.

Awal bulan Agustus ini, rencana aksi bakar Alquran itu diumumkan oleh Paludan melalui postingan di Facebook. Dia mengatakan aksi tersebut adalah “pembelaan terhadap saudara-saudaranya Swedianya” yang dia anggap tersingkir dengan kedatangan imigran.

Selain itu, Kejadian serupa juga pernah dilakukan tahun lalui, dimana Poludan membakar Alquran yang dibungkus dengan daging sehingga menarik perhatian media.

Sementara itu, Paludan dijatuhi hukuman tiga bulan penjara di Denmark atas berbagai pelanggaran undang-undang ujaran kebencian negara itu. Hukuman tersebut divonis pada bulan Juni lalu.

Karena kekerasan tersebut, sekitar 10 sampai 20 pengunjuk rasa ditangkap Jumat lalu dan "semuanya telah dibebaskan," kata juru bicara polisi Patric Fors. Kekerasan telah mereda pada Sabtu pagi.

Shahed, seorang warga Muslim di Malmo mengatakan bahwa dirinya tahu bahwa kerusuhan merupakan hal yang tidak dibenarkan, Akan tetapi dia menambahkan bahwa kerusahan itu tidak akan terjadi jika tidak ada pembakaran Alquran.

TAG TERKAIT :
Berita Center Berita Internasional Aksi Pembakaran Alquran Aksi Bakar Alquran di Swedia

Berita Lainnya