Kriminal

Pemerasan Berkedok KPK Gadungan Gunakan Sandi 20 Rantang

Anas Baidowi - 01/09/2020 09:18

Beritacenter.COM - Polres Ciamis berhasil mengamankan dua orang pelaku pemerasan yayasan rehabilitasi narkoba di Kecamatan Cijeungjing, Ciamis, Jawa Barat yakni AD dan EW. keduanya mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain yayasan itu, pelaku juga menipu pengurus pendidikan Pesantren Arromaniah di Cijeunjing Ciamis, Jawa Barat. Dan warga pun turut jadi korban penipuannya.

Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra mengatakan bahwa pemerasan yang dilakukan pelaku terhadap yayasan rehabilitasi narkoba itu dengan menggunakan sandi 20 rantang yang berarti meminta uang 20 juta.

“Korban dituduh menyelewengkan anggaran bantuan untuk rehabilitasi pecandu narkotika,” kata Dony, Selasa (1/9/2020).

Kedua pelaku membawa lencana berlogo KPK agar korban yakin bahwa pelaku adalah peyidik KPK asli.

“Modusnya dengan menuduh pengurus yayasan menyelewengkan anggaran bantuan dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Selain berdalih mengantongi data, pelaku juga mengaku sudah melaporkan penyelewangan kepada pimpinan KPK agar korban takut," ujarnya.

“Korban merasa takut dan memberikan sejumlah uang demi kasusnya terhenti. KPK gadungan ini meminta sejumlah uang,” tambahnya.

Pelaku meminta Rp20 juta atau 20 Rantang. Karena keterbatasan anggaran/ pihak yayasan hanya memberinya Rp2,7 juta. Mereka pun kembali lagi dan terus meminta sejumlah uang hingga akhirnya pengurus yayasan geram dan melaporkannya ke pihak berwajib.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil megamankan pelaku beserta barang bukti berupa uang hasil peerasan dan id card pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku harus mendekam di penjara dengan ancaman 4 tahun penjara.

TAG TERKAIT :
Pemerasan Berita Kriminal Indonesia Berita Center KPK Gadungan

Berita Lainnya