Nasional

DPR RI : Pemerintah Harus Hati-Hati Gunakan Vaksin Covid-19 dari Luar Negeri

Baharuddin Kamal - 02/09/2020 21:54
Anggota DPR RI Komisi I DPR RI Sukamta.

Beritacenter.COM - Dewan Permusyawaratan Rakyat (DPR) RI meminta kepada pemerintah agar hati-hati dalam penggunaan vaksin virus Corona, terlebih lagi yang berasal dari luar negeri. Menurutnya, sangat penting dalam menentukan vaksin yang akan dipergunakan di Indonesia.

"Pertama, vaksin yang akan diberikan ke rakyat Indonesia harus benar-benar sudah teruji efektif untuk membentuk antibodi tubuh dalam melawan virus Covid-19. Penting soal efektif atau tidaknya, walaupun mengenai kehalalan juga penting," kata Anggota DPR RI Komisi I DPR RI Sukamta dalam keterangannya, Rabu (2/9/2020).

Sukamta kemudian menyatakan hal kedua yang harus diperhatikan adalah data bahwa ada 3 dari 7 jenis whole genome sequencing (WGS) virus Covid-19 yang berada di Indonesia tidak termasuk S, G, maupun V. Sehingga sementara ini dikelompokkan sebagai others oleh lembaga Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).

"Fakta tentang jenis virus yang ada di Indonesia yang berbeda dengan jenis virus yang saat ini ada di GISAID harus diperhatikan dengan seksama. Apalagi temuan bahwa jenis dan mutasi virus ini cepat maka penanganan virusnya bisa sangat spesifik misal hanya untuk penduduk Indonesia. Fakta ini menjadi penting ketika kita mengimpor vaksin dari luar negeri," ujar dia.

Sukamta berpesan bahwa lebih cepat belum tentu lebih baik yang terpenting adalah efektifitas vaksin untuk menyelamatkan rakyat menjadi hal utama. Juga mengingatkan konsekuensi keuangan. Keinginan secepat mungkin memperoleh vaksin dengan mengimpor obat atau vaksin dari luar negeri yang belum tentu efektif bekerja. Kebijakan ini sangat beresiko pada pemborosan APBN.

Lebih baik dukung pengembangan vaksin dan obat buatan dalam negri supaya bisa berhasil efektif secepat cepatnya.

 

TAG TERKAIT :
DPR RI Berita Center Virus Corona Pandemi COVID-19 Obat corona Vaksin Covid-19 Corona di Indonesia

Berita Lainnya