Internasional

Genap Sebulan Ledakan Lebanon, Tim Penyelamat Temukan Tanda Kehidupan di Balik Puing Bangunan

Anas Baidowi - 04/09/2020 15:40

Beritacenter.COM - Tepat sebulan Ledakan di Beirut, Lebanon yang terjadi pada 4 Agustus 2020. Ledakan yang disebabkan oleh Amonium Nitrat itu telah menewaskan cukup banyak orang.

Dikutip dari laman VOA News, para petugas pencarian korban ledakan mendeteksi adanya tanda-tanda kehidupan di reruntuhan sebuah bangunan daerah pemukiman Beirut pada Kamis 3 September 2020.

Sementara itu, Kantor berita negara, NNA juga melaporkan adanya kejadian tersebut pada sore hari waktu setempat yang mengabarkan bahwa tim penyelamat dengan seekor anjing penyelamat telah mendeteksi pergerakan di bawah puing-puing bangunan yang hancur.

Bangunan tersebut terletak di daerah Gemmayze yang merupakan salah satu daerah yang paling parah kerusakannya.

Menurut salah seorang petugas penyelamat, Eddy Bitar menyatakan bahwa timnya menemukan tanda pernapasan dan denyut nadi seseorang di bawah reruntuhan bangunan.

Meski tak disebutkan lebih lanjut dari mana ia memeroleh data tersebut, namun ia bersama petugas lainnya optimis jika ada seseorang yang terjebak dan masih hidup di bawah reruntuhan.

"Ini (tanda-tanda pernapasan dan denyut nadi) bersama dengan sensor suhu berarti ada kemungkinan adanya kehidupan," ujarnya.

Namun, setelah beberapa jam menggali puing-puing, kegiatan pencarian di daerah tersebut dihentikan karena bangunan tersebut danggap berbahaya.

Berdasarkan keterangan tim penyelamat lainnya, Michel el-Mur menyatakan bahwa untuk bisa melanjutkan aksi penyelamatan, dibutuhkan alat berat untuk membantu mengangkat puing-puing bangunan dengan aman.

Namun, untuk membawa alat tersebut ke tempat yang diduga ada seseorang terjebak membutuhkan waktu yang banyak.

"Ada banyak bahaya bagi tim. Ada 10 di atas sana, dan kita tidak bisa mengambil risiko pada satu pun dari mereka," ujarnya.

Tim penyelamat terdiri dari relawan dari negara Chilli, relawan Lebanon, dan anggota pertahanan sipil.

mendengar kabar tersebut, puluhan massa datang ke lokasi penyelamatan. Sehingga petugas harus mengamankan lokasi karena bebahaya bagi massa.

Tak sedikit warga yang melihat cukup marah karena upaya penyelamatan dihentikan.

"Malu! Malu! Ada jiwa di sana!" seorang wanita berteriak pada anggota tentara Lebanon yang menjaga reruntuhan tersebut

TAG TERKAIT :
Berita Center Ledakan Lebanon Penemuan Korban Yang Masih Hidup Usai Ledakan Lebanon

Berita Lainnya