Teknologi

Rektor UIC Jadi Bulan-bulanan Warganet Usai Klaim Turki-Yunani Batal Perang Berkat Dirinya

Anas Baidowi - 06/09/2020 08:39

Beritacenter.COM - Rektor Universitas Ibnu Choldun (UIC) Profesor Sosiologi Musni Umar, jadi hujatan warganet setelah ia sesumbar terlibat dalam negosiasi perdamaian antara Turki dan Yunani yang terlibat konflik.

Dalam akun Twitter pribadinya @musniumar mengutip sebuah berita tentang batalnya perang Turki-Yunani.

"Terimakasih NATO yang jadi mendiator untuk cegah perang antara Turki dan Yunani. Itu sesuai usul saya karena kalau perang yang menang jadi arang yang kalah jadi abu," tweet Musni, Sabtu (04/9).

Sontak saja cuitan itu dibanjiri komentar-komentar pedah warganet yang menilai Musni sedang melawak.

"Maap pak rektor @musniumar mau tanya. Usulan anda itu lewat perantara siapa yah? Kok sepertinya nama ANDA nggak ada tuh di lini masa disebutkan. Wah udah mulai halu nih jangan-jangan," tulis pemilik akun@RAISYA*** dengan menyertakan capture isi berita yang dimaksud Musni.

"Emang pejabat NATO kenal bapak?" ujarnya lengkap dengan emoji menahan tawa.

Tak terima dihujani komentar warganet yang sukses mengoreksi pernyataannya, sang profesor lantas menyangkal dengan cuitan lainnya.

"BuzzeRp komentari tweet saya dgn menyebut saya rektor bodoh. Supaya anda tahu, Yunani dan Turki sama-sama anggota NATO. Lebih mudah menyelesaikan jika dimediasi NATO. Sama kalau ada sesama anggota ASEAN konflik, bukan dibawa di PBB tapi dimediasi penyelesaiannya oleh ASEAN," tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Turki dan Yunani sebagai anggota NATO tengah terlibat sengketa soal gas alam di kawasan Laut Mediterania Timur.

Beruntung, kedua negara tersebut sepakat untuk menurunkan tensi perselisihan sesuai rekomendasi NATO sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia.

Begitu pula akun @yuliuswiwin** yang malah menertawakan cuitan Musni Umar.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center NATO Rektor UIC Musni Umar

Berita Lainnya