News

Berkas Perkara Perdagangan WNI ABK 'Long Xing 629' Sudah P-21, Tersangka Segera Disidang

Aisyah Isyana - 11/09/2020 02:11
Bareskrim tangkap eks direktur perusahaan penyalur WNI ABK kapal China Long Xing 629

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri telah merampungkan berkas perkara tersangka kasus perdagangan warga negara Indonesia (WNI) ABK Xing 629. Berkas perkara itu telah dinyatakan lengkap atau P-21 pada Rabu kemarin dan telah dilakukan tahap kedua hari ini.

"Untuk terhadap perkara Long Xing 629 berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) pada hari Rabu, tanggal 9 September 2020, dan telah dilakukan Tahap II pada hari Kamis tanggal 10 September 2020," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Ferdy Sambo, melalui pesan singkat, Kamis (10/9/2020).

Baca juga : Dalami Keterangan 14 ABK, Bareskrim Temukan Indikasi Eksploitasi di Kapal Long Xing 629

Ferdy mengatakan, terdapat enang orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Lebih lanjut dia menyebut polisi telah membuat tiga laporan dan enam berkas perkara di kasus tersebut.

"Tersangka dalam perkara tersebut sebanyak 6 tersangka. Dalam perkara dibuat 3 laporan sesuai dengan perbuatan masing-masing perusahaan (PT APJ, PT SMG, dan PT LPB)," ucapnya.

Adapun para tersangka dalam kasus ini, yakni agen penyalur dari PT APJ di Bekasi bernama William Gozaly, Joni Kasiyanto dari PT SMG di Pemalang dan Ki Agus Muhammad Firdaus agen penyalur dari PT LPB di Tegal.

Ketiga orang lainnya yang juga ditetapkan tersangka yakni, mantan Direktur PT. SMG telah dilakukan tahap I, dan dua tersangka bernama Muamar Khadafi selaku Direktur PT. LPB dan Solahudin selaku Bagian Keuangan PT. LPB.

Adapun data 6 berkas perkaranya, yakni :

a. Untuk PT. APJ, 1 BP atas nama Willy selaku Agen Divisi tiongkok

b. Untuk PT. SMG, 1 BP atas nama Joni selaku Direktur PT. SMG

c. Untuk PT. LPB, 1 BP atas nama Firdaus selaku karyawan PT. LPB

d. Untuk PT SMG ditetapkan tersangka lainnya atas nama Zakaria selaku Mantan Direktur PT. SMG dan telah Tahap I serta rencana akan P-21 pada awal Oktober.

e. Untuk PT. LPB ditetapkan ke-2 tersangka lainnya atas nama Muamar Khadafi selaku Direktur PT. LPB dan atas nama Solahudin selaku Bagian Keuangan PT. LPB yang telah Tahap I serta rencana akan P21 pada awal bulan Oktober.

Untuk diketahui, mencuatnya kasus ini bermula saat kapal penangkap ikan China, Long Xing 629 menjadi sorotan lantaran membuang jenazah tiga ABK WNI ke laut lepas. Kapal China ini diduga telah mengekploitasi para pekerja WNI.

Sebanyak 15 ABK WNI lainnya berhasil selamat setelah mencapai Busan, Korea Selatan. Namun, satu daintaranya meninggal. Alhasil, hanya 14 ABK WNI yang dapat dipulangkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ke tanah air.

Berita Lainnya