Kesehatan

Banyak Dokter Gugur Akibat Covid-19, Ini Cara IDI Lindungi Tim Medis di Indonesia

Anas Baidowi - 11/09/2020 17:59
Ilustrasi Dokter Rawat Pasien Covid-19

Beritacenter.COM - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) membentuk Tim Mitigasi untuk menyususn pedoman standar perlindungan dokter di masa pandemi Covid-19. Hal ini perlu dilakukan melihat data per Kamis (10/9/2020) tercatat sudah 109 dokter gugur karena Covid-19.

"Harapannya dengan pedoman ini, para dokter dapat lebih terlindungi dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini," kata Pejabat Humas Abdul Halik Malik ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat Jumat, (11/9/2020).

IDI juga meminta pemerintah untuk bersikap tegas kepada para pelanggar protokol kesehatan agar dokter yang gugur akibat Covid-19 tidak terus bertambah.

"PB IDI meminta Pemerintah untuk bersikap tegas dengan menindak siapapun yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah," tuturnya.

Selain itu, IDI juga berharap agar pejabat dan aparat pemerintah dapat turut serta dengan memberi contoh yang beik kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Demikian juga para pejabat dan aparat pemerintah agar memberikan contoh dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan publik maupun aktivitas mereka sehari-hari," ungkapnya.

Halik mengatakan, adanya pedoman ini diharapkan dapat menekan rasio kematian para tenaga kesehatan yang tinggi di Indonesia.

"Olehnya itu perlu upaya pencegahan dan mitigasi agar mereka para dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan senantiasa terlindungi dan terjamin keselamatannya," ucapnya.

Untuk itu, ia berharap pedoman yang tengah disusun tersebut mendapat perhatian oleh pemerintah, sehingga kedepannya dapat berjalan dengan baik.

data yang diterima oleh PB IDI per Kamis (10/9/2020) mengungkapkan sebanyak 109 dokter di Indonesia yang meninggal dunia akibat Covid-19. Ke-109 dokter tersebut terbagi menjadi 7 orang guru besar, 53 orang dokter umum dan 49 dokter spesialis.

Jika ditelisik berdasarkan wilayahnya, kematian dokter Indonesia tertinggi ada di Jawa Timur (29 dokter), Sumatera Utara (20 dokter) serta DKI Jakarta (13 dokter).

TAG TERKAIT :
Berita Center IDI Ikatan Dokter Indonesia Pedoman Perlindungan Dokter

Berita Lainnya