News

Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada, Puan: Kampanye Harus Kreatif

Anas Baidowi - 15/09/2020 13:20
Ketua DPR RI, Puan Maharani

Beritacenter.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta agar protokol Covid-19 pada penyelenggaraan Pilkada 2020 lebih diperketat, agar tidak muncul klaster virus Corona di Pilkada. Salah satunya dengan melaksanakan kampanye kreatif.

"Yang paling penting perketat protokol Covid agar pilkadanya berhasil, sukses, berjalan lancar, namun tidak ada klaster Covid di Pilkada," ucapnya, dalam video yang diunggah oleh staf Puan, Selasa (15/9).

"Pakai masker, social distancing, sering cuci tangan, dan jangan membawa massa terlalu banyak atau banyak. Batasi pertemuan-pertemuan yang berkerumun," tuturnya.

Untuk itu, Puan mengimbau kepada seluruh pasangan calon kepala daerah harus kreatif dalam pelaksanaan kampanye nantinya.

"Kampanye Pilkada harus semakin kreatif, agar visi dan misi calon tetap tersampaikan ke masyarakat tapi protokol cegahCovid-19 harus tetap terjaga," ujar Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik itu.

Namun demikian, Puan tidak mencontohkan lebih lanjut metode kampanye kreatif tanpa pengerahan massa itu,

Diketahui, KPU membatasi pengerahan massa pada masa kampanye Pilkada 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu dituangkan dalam Peraturan KPU No. 10 tahun 2020.

Pertama, kampanye jenis pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang peserta. Jaga jarak minimal 1 meter juga harus diterapkan oleh peserta.

Selain itu, Kampanye jenis pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka juga harus bisa diikuti peserta lain secara virtual.

Kedua, kampanye jenis rapat umum maksimal dihadiri 100 orang peserta dengan penerapan protokol kesehatan. Rapat jenis ini juga dibatasi mulai pukul 09.00 sampai pukul 17.00 waktu setempat.

Ketiga, debat publik atau debat terbuka kandidat diselenggarakan oleh lembaga penyiaran publik atau swasta dengan undangan yang hadir maksimal 50 orang.

TAG TERKAIT :
Berita Center Kampanye Kreatif Pilkada Serentak 2020 Pilkada 2020 Covid-19

Berita Lainnya