Internasional

Pria Israel Pelaku Pembunuh Suami-Istri dan Bayi Palestina Divonis Bui Seumur Hidup

Aisyah Isyana - 15/09/2020 15:17

Beritacenter.COM - Vonis penjara seumur hidup dijatuhi pengadilan Israel terhadap seorang pemukim Yahudi terkait kasus pembunuhan pasangan suami-istri Palestina dan bayinya. Aksi pembunuhan itu terjadi insdien penyerangan-pembakaran di tepi barat 2015 silam.

Insiden pembunuhan terhadap bayi laki-laki berusia 18 bulan bernama Ali Dawabsheh dan kedua orangtuanya, Saad dan Riham, di desa Duma, Tepi Barat, berimbas pada gelombang konflik baru antara Palestina dan Israel pasca perundingan damai terhenti 2014 lalu, seperti dilansir Reuters, Selasa (15/9/2020).

Baca juga :

Pelaku yang merupakan pemukim Yahudi bernama Amiram Ben-Uliel (21), dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan pembunuhan dan dua dakwaan percobaan pembunuhan dalam sidang Mei lalu. Pengadilan Israel kala itu menilai kejahatan Ben-Uliel bermotif ras.

Pengadilan distrik Lod di Israel bagian tengah, Senin (14/9) waktu setempat, menjatuhkan tiga vonis penjara seumur hidup secara berturut-turut terhadap Ben-Uliel atas dakwaan pembunuhan dan vonis 20 tahun penjara atas dakwaan percobaan pembunuhan.

Sementara itu, Dinas keamanan internal Israel, Shin Bet, yang telah menginterogasi Ben-Uliel memuji atas putusan vonis yang dijatuhkan. "Tonggak penting dalam perjuangan melawan terorisme Yahudi," sebut Shin Bet dalam pernyataannya.

Meski begitu, dalam hal ini pihak Palestina menilai Israel cenderung lambat dalam mengambil tindakan terhadap militan Yahudi itu. Mereka membandingkan dengan penanganan kasus kekerasan warga Arab yang mendapat respon dengan sangat cepat.

Sekedar diketahui, kejatahan Ben-Uliel 2015 lalu dilakukannya dengan melempar molotov ke rumah keluarga Dawabsheh. Hal itu dilakukan Ben-Uliel setelah menuliskan pesan penuh kebencian di tembok rumah korban. Dalam insiden itu, satu anak pasangan Dawabsheh lainnya, Ahmed, berhasil selamat setelah mendapat luka bakar cukup parah.

TAG TERKAIT :
Palestina Penganiayaan Israel Yahudi

Berita Lainnya