Opini

BANTENG PENJAGA UANG RAKYAT

Indah Pratiwi Budi - 17/09/2020 15:34

Fraksi PDI-P di DPRD DKI Jakarta akhirnya memutuskan untuk blok Dana Cadangan sebesar 1.4 Triliun milik Pemprov DKI Jakarta yang diminta oleh Anies Baswedan.

“Itu uang rakyat, dan hanya untuk kondisi yang benar² kritis.”

Ternyata permintaan Anies untuk mencairkan dana cadangan ini sudah berkali² dilakukan dan berkali² juga gagal karena memang tidak ada kejelasan “kenapa ingin sekali memakai dana ini”.

Apabila dalam kondisi kritis, kondisi bagaimana yang dimaksud?

Data nya mana? Bukan hanya sekedar cerita sedang kritis, lantas minta pencairan – tidak semudah itu.

Sudah berkali² pergantian Gubernur DKI Jakarta dan dana ini tetap utuh tidak pernah digunakan, karena memang kondisi darurat itu tidak ada di Jakarta.

Target Anies adalah meminta APBD DKI Jakarta 2020 sebesar 82 Triliun, tapi baru diberikan 35 Triliun karena itu sudah lebih dari cukup untuk Jakarta yang notabene sama sekali tidak ada perubahan apapun tapi uang terbuang percuma untuk hal yang tidak jelas.

Ada yang melihat perubahan Jakarta selain adegan seks patung bambu di Bundaran HI, kumpulan batu kali yang dipajang seolah karya seni Vincent Van Gogh, atau masker untuk patung?

Setidaknya saat ini Anies mempunyai 35 Triliun dalam brankas, tinggal digunakan saja untuk alasan Anies yang mengatakan Jakarta dalam kondisi darurat – apakah dia berani?

Apabila tidak berani, berarti program PSBB ketat itu adalah penipuan massal dan pembodohan publik saja untuk mengeruk uang rakyat.

Sekali lagi banteng membuktikan bahwa dia tidak mudah terbuai oleh mulut manis dari seorang Anies Baswedan.
.
.
.

Cabe itu Pedas

TAG TERKAIT :
PDIP PDI Perjuangan Fraksi PDI-P

Berita Lainnya