Politik

Pilkada di Tengah Pandemi, Komnas HAM: Tak Adil Bagi Calon Non Petahana

Anas Baidowi - 17/09/2020 16:42
Pilkada Serentak 2020

Beritacenter.COM - Tim Pemantau Pilkada 2020 Komnas HAM, Hairansyah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pelaksanaan Pilkada 2020. Pasalnya, dengan adanya pembatasan terkait protokol kesehatan akan berdampak pada penyampaian visi dan misi pasangan calon yang , sehingga kualitas Pilkada itu sendiri menjadi kurang maksimal.

"Dengan situasi pandemi akan ada pembatasan-pembatasan, dengan demikian kualitas Pilkada berarti akan ada pembatasan ruang paslon uang berimbas kepada paslon untuk mengeskplore kapasitas dan visi misinya secara maksimal," kata Hairansyah dalam diskusi 'perlindungan hak atas kesehatan dalan tahapan Pilkada di masa pandemi', Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 karena akan lebih menguntungkan paslon petahana. Sebab, paslon petahana tersebut dapat memanfaatkan jabatannya untuk melakukan kampanye publik.

"Situasi ini tentu tidak cukup adil bagi calon calon yang bukan petahana, bagi petahana ini mungkin kesempatan bagi dia untuk promosi karena di sana juga ada bantuan sosial di dalamnya yang juga bisa dimanfaatkan untuk membangun citra diri dan seterusnya, atau dia bisa mengklaim soal penanganan," tuturnya.
"Calon yang bukan petahana akan memiliki keterbatasan untuk bersosialisasi berinteraksi dan berkampanye, nah ini juga penting," tandas Hairansyah.

TAG TERKAIT :
Komnas HAM Berita Center Pilkada Serentak 2020 Pilkada 2020 Pilkada di Tengah Pandemi

Berita Lainnya