Internasional

Pasca Perjanjian Damai, Militan Gaza Lapaskan Serangan Roket, Dibalas Serangan Udara Israel

Aisyah Isyana - 17/09/2020 19:15

Beritacenter.COM - Militer Israel melancarkan sekitar 10 serangan udara k e kawasan Gaza, yang saat ini dikuasai kelompok Hamas, Rabu (16/9). Serangan itu dilakukan pasca penandatanganan perjanjian damai antara Israel, Uni Emirat Arab dan Bahrain di Washington.

Sebelumnya, militan Gaza disebut telah melancarkan sernagan ke wilayah perbatasan Israel, yakni dengan menembakkan 15 roket. Sempat terdengar suara sirine peringatan di kawasan perbatasan Israel, Selasa (15/9). Sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza dilaporkan telah menghantam kota pantai Ashdod di Israel dan meluai dua orang korban.

Baca juga : Pria Israel Pelaku Pembunuh Suami-Istri dan Bayi Palestina Divonis Bui Seumur Hidup

Adapun serangan kelompok militan Palestina itu dilancarkan saat Israel, Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani perjanjian di Gedung Putih untuk menjalin hubungan diplomatik. Hal itu yang kemudian diprotes Palestina sebagai bentuk "pengkhianatan". Dimana militan Palestina disebut hendak menggagalkan perdamaian antara Arab-Israel.

"Saya tidak terkejut bahwa teroris Palestina menembaki Israel tepat saat upacara bersejarah ini," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelum penerbangannya kembali ke Israel.

"Mereka ingin menggagalkan perdamaian. Dalam hal itu, mereka tidak akan berhasil," kata Netanyahu kepada wartawan di Washington dan menambahkan: "Kami akan menyerang semua pihak yang menggerakkan tangan untuk menyakiti kami, dan kami akan menjangkau semua orang yang mengulurkan tangan perdamaian kepada kami."

Sementara itu, pihak Palestina menanggapi adanya kesepakatan damai beberapa negara Arab dengan Israel, sebagai bentuk 'pengkhianatan' terhadap perjuangan mereka, dimana hingga saat ini Israel masih menduduki wilayah Palestina, bahkan masih berupaya memperluas wilayah.

Meski saling melancarkan serangan, beruntungnya tak ada korban jiwa di kedua sisi wilayah perbatasan Isarel-Gaza. Militer Israel menyebut delapan roket yang diluncrukan dari Gaza, Rabu (16/9), berhasil mereka cegat degnan sistem anti-rudal 'Iron Dome'.

Lebih lanjut, militer Israel menyatakan jika pihaknya telah menyerang beberapa target di Gaza, termasuk pabrik pembuat senjata dan bahan peledah. Mereka juga menargetkan sebuah lokasi yang diduga digunakan oleh Hamas sebagai tempat pelatihan dan eksperimen roket.

Sementara itu, pihak miitan Jihad Islam di Gaza memastikan pihaknya akan melakukan perlawanan dan menembakkan roket ke Israel sebagai tanggapan atas sernagan udara ke wilayah mereka.

TAG TERKAIT :
Amerika Serikat Palestina Israel Perjanjian Damai Israel-Uni Emirat Arab Serangan Roket

Berita Lainnya