Politik

Ramai Desakan Pilkada 2020 Ditunda, Mendagri Tawarkan 2 Pilihan

Lukman Salasi - 21/09/2020 13:05

BeritaCenter.COM – Berbagai pihak dan tokoh mendesak agar Pilkada Serentak 2020 ditunda karena pandemi COVID-19 yang belum juga terkendali dan menurun. Desakan penundaan ini demi memberikan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Namun, pemerintah dalam hal ini Mendagri Tito Karnavian belum memikirkan penundaan tersebut. Tito menawarkan dua opsi yang bisa jadi solusi alternatif di tengah desakan penundaan tersebut.

Opsi Tito adalah penerbitan Perppu atau revisi PKPU tentang Pilkada. Ini disampaikan Tito dalam Webinar Nasional Seri 2 KSDI 'Strategi Menurunkan COVID-19, Menaikan Ekonomi' di akun YouTube KSDI, Minggu (20/9/2020).

"Opsi Perppu ada 2 macam, Perppu yang pertama opsi satunya adalah Perppu yang mengatur keseluruhan mengenai masalah COVID mulai pencegahan, penanganan, dan penegakan hukum," ujar Tito.

"Karena belum ada undang-undang spesifik khusus mengenai COVID tadi. Atau yang kedua, Perppu yang hanya spesifik masalah protokol COVID untuk Pilkada dan juga Pilkades serentak, karena Pilkades ini sudah saya tunda, semua ada 3.000," sambung Tito.

Opsi kedua, kata Tito bukan menunda Pilkada. Tapi, merevisi PKPU tentang Pilkada saat ini.

"Kemudian, opsi kedua nya kalau nggak Perppu ya PKPU, aturan KPU ini harus segera revisi dan harus segera merevisi beberapa ini, nah ini perlu ada dukungan dari semua supaya regulasi ini, karena regulasi ini bukan hanya Mendagri, saya hanya fasilitasi yang utamanya adalah KPU sendiri yang harus disetujui komisi II DPR, kuncinya di KPU sendiri, kami mendorong, membantu, termasuk rapat sudah kita lakukan," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Pilkada Serentak 2020 Mendagri Tito Karnavian Desakan Penundaan Pilkada Opsi Mendagri

Berita Lainnya