Opini

JOKOWI "IS THE BEST" YANG LAIN MUNDUR

Indah Pratiwi Budi - 22/09/2020 17:31
Oleh: Julister Sihite, S.Pd

Tahun 2014 sewaktu beliau mencalonkan diri jadi Presiden, hujatan, cacian dan makian menyerang beliau habis - habisan. Hoax, obor rakyat, PKI, pinokio, kafir, antek asing, Cina, banci, dll, dsb, dst. Tapi fakta berkata beliau jadi pemenang Pilpres alias jadi Presiden.

2019 skenario hampir sama walau bentuk dan rona kadang berubah. Tapi sasaran tembak tetap busur panah mengarah beliau. Segi politik, ekonomi, sosial, budaya, SARA, menggema bias dan sumbang. Tapi beliau tetap "number one."

Detik - detik pelantikan beliau untuk periode ke-2 sudah di depan mata. Tapi tetap ada juga yang membuat "derama picisan," edan dan memalukan. Papua bergolak, demo mahasiswa, Revisi UU KPK, kebakaran hutan, dll, dsb, dst.

Mengapa semua sandiwara itu terjadi???

Seribu jawaban menjawab, tapi intinya Pak Jokowi "IS THE BEST." Jujur, bersih, sederhana, rendah hati, religius dan tidak munafikun, harmonis dan berjuta sanjungan, pujian baik dari dalam maupun dari luar negeri. Pak Jokowi memberikan hati, jiwa dan raganya untuk kemajuan Indonesia. Titik.

Kehebatan beliau, menggangu tidur nyenyak sebagian orang. Yang selama ini terlalu manja dan dimanjakan dengan Korupsi, Kolusi, Nepoteisme (KKN). Belum lagi soal radikalisme, intoleran, terorisme, barbar, beliau benar - benar tidak kompromi. Harta para koruptor yang terendap di luar akan dipulangkan untuk membangun Indonesia tercinta.

"Saya pamit, jaga negeri ini." Pesan moral yang begitu mendalam buat Pak Jokowi tercinta. Dan tentu kita harus terus mengawal dan mendukung sampai selesai masa jabatannya. Sehingga estapet kepemimpinan yang baik itu akan terus berlanjut dan terpatri.

Pak Jokowi "IS THE BEST" yang lain mundur, mencoba suatu jawaban untuk para pembenci beliau agar cepat sadar dan bertobat demi kejayaan Ibu Pertiwi kita tercinta.

Kita tak ingin Indonesia yang diperjuangkan oleh darah dan nyawa para pahlawan hancur berkeping - keping seperti Irak dan Suriah. Kita tak mau Pancasila diganti lebel dan simbol apapun itu apa lagi dengan agama.

Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, sudah tak bisa ditawar - tawar lagi dengan kamuflase fiktif, bidadari, kafir, palsu, jin setan, jubah dan jenggot panjang terurai. Stop. Dan anda silahkan hengkang dari Republik ini.

Mari eratkan rasa persatuan dan kesatuan, membela yang benar bukan yang bayar. Kita Indonesia yang cinta damai dalam keberagaman Nusantara. Menuju Indonesia yang jaya dan unggul bersama Pak Jokowi. Semogalah. Amin. Salam cintaku, Julister Sihite.(Jes).

TAG TERKAIT :
Jokowi Joko Widodo Presiden Jokowi Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat Jokowi Presiden Ku

Berita Lainnya