News

Heboh Info Pesilat Akan Turun ke Jalan di Solo, Polisi : Itu Dilarang, Kita Ditengah Pandemi

Aisyah Isyana - 22/09/2020 21:41

Beritacenter.COM - Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa salah satu kelompok pesilat di Solo, Jawa Tengah, disebut memicu kemarahan para pesilat. Beredar informasi jika massa pesilat akan turun ke Jalanan di Kota Solo malam ini.

Informasi itu beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Informasi yang beredar itu menyebutkan jika massa akan berkumpul dan berkonvoi di Solo. Menanggapi adanya hal itu, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pengerahan massa.

Baca juga : 

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak meminta masyarkat untuk tidak melakukan pengerahan massa, terlebih ditengah pandemi COVID-19. Dia menegaskan jika kegiatan yang bersifat pengumpulan massa jelas-jelas dilarang ditengah pandemi Corona saat ini.

"Sudah jelas kita tetap mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, saat ini kita sedang berada di tengah pandemi Corona. Maka segala aktivitas pengumpulan massa jelas-jelas ini harus kita hindari dan dilarang melalui regulasi yang ada, baik Inpres maupun peraturan wali kota," kata Ade di Mapolresta Solo, Selasa (22/9/2020).

"Ini sangat mengganggu terhadap keamanan dan kenyamanan Kota Surakarta. Dan kita imbau masing-masing bisa menghindari kerumunan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ade menyebut kasus dugaan pengaiayaan yang melibatkan kelompok pesilat ini, menimpa tiga anggota kelompok silat di Mojosongo, Solo, Selasa (15/9). Selanjutnya, massa pesilat kemudian berkumpul di Manahan, Selasa (15/9), guna mengusut kasus itu.

Dalam hal ini, Ade mengimbau masyarkat khususnya kelompok pesilat untuk tetap tenang dan bersabar. Dia memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dibalik aksi penganiayaan tersebut.

"Pihak Polresta Surakarta saat ini masih terus bekerja melakukan penyelidikan maupun penyidikan terkait kejadian penganiayaan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan tiga orang luka-luka. Saat ini tim penyidik di-backup Ditreskrimum Polda Jateng sedang mengembangkan hasil penyelidikan," ujar Ade.

"Kita imbau kepada masyarakat untuk mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak Polri. Polri akan bekerja secara profesional, prosedural dan tuntas menyidik kasus ini," imbuhnya.

TAG TERKAIT :
Penganiayaan Berita Kriminal Indonesia Polresta solo Pesilat Korban Penganiayaan di Solo

Berita Lainnya