Politik

Diduga Tak Netral, 2 Paslon Ini Sambangi KPU Cilegon

Anas Baidowi - 23/09/2020 00:35
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon diduga mempermudah calon petahana Ratu Ati Marliyati dalam menjalani tes kesehatan. Oleh sebab itu, kedua paslon lain, yakni Ali Mujahidin-Firman Mutakin dan Iman Rohiman-Awab melaporkan terkait sikap KPU Cilegon yang tak netral itu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Sebelumnya, Kedua bapaslon beserta pendukung juga sempat menyambangi KPU untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut.

Sudah dilaporkan ke DKPP tadi malam melalui email. Saya akan lapor ke DKPP dan Bawaslu. Mungkin juga akan berakhir ke gugatan," kata calon wali kota jalur independen, Ali Mujahidin, di kantor KPU Cilegon, Senin (22/9).

Diketahui Pada 8 September sekitar pukul 23.00 WIB, KPU Kota Cilegon mengumumkan bahwa calon petahana Ratu Ati Marliyati positif Covid-19. Namun, pada tanggal 9 September, Ratu Ati tetap mengikuti tes kesehatan di RSUD Cilegon.

Menurut Ali, calon yang dinyatakan positif Covid-19 harus mengisolasi diri terlebih dahulu. Namun kenyataannya, calon petahanan tersebut tetap mengikuti tes kesehatan.

"KPU sudah mengumumkan secara resmi (Ratu Ati positif covid-19) dan belum mencabut hasilnya (menjadi) negatif. Penyelenggara yanf netral akan mencerminkan demokrasi yang sehat, kalau tidak netral ya ini berbahaya. KPU harus berlaku sesuai aturan," terangnya.

Sementara itu, Paslon Iye Iman Rohiman-Awab juga menyatakan keberatan dengan sikap KPU yang dinilai tak netral.

Dia menegaskan bahwa tahapan pilkada harusnya mematuhi protokol kesehatan yang diterbitkan Satgas Penanganan Covid-19.

"Kami sampai saat ini masih mengambang, menganalisa KPU terhadap salah satu calon yang terindikasi positif Corona. Karena KPU tidak punya ketegasan. Harusnya kan salah satu calon yang positif harus mengkarantina," kata Cakada Iye Iman Rohiman.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi menyatakan bahwa dalam catatan yang KPU, calon petahana Ratu Ati dinyatakan negatif Covid-19.

"(Di pemeriksaan kesehatan) tidak ada (catatan positif Corona), sudah klir yah, tidak ada polemik lagi," kata Irfan.

dari pernyataan tersebut, timbul pertanyaan dari kedua paslon kepala daerah Clilegon itu. Pasalnya, saat Ratu ati melakukan tes kesehatan bersama tim dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dirinya dinyatakan positif.

Walaupun saat melakukan tes ulang di dua rumah sakit berbeda Ratu Ati dinyatakan negatif. Namun, menurut kedua paslon seharusnya yang dipakai untuk mendata adalah hasil yang positif.

Terkait hal tersebut, Bawaslu Kota Cilegon belum bisa menyatakan apakah hal ini masuk dalam kategori pelanggaran atau tidak. Pasalnya, pihaknya harus melakukan penelusuran dan pengkajian terlebih dahulu.

"Berkanaan dengan corona itu bidang lain, kami tidak bisa menjawab. Kita tentu ada kajian dan penelusuran. Adapun hasilnya, hari ini baru laporan. Kita sudah mengajukan surat tertulis untuk mendapatkan laporan itu," kata Komisioner Bawaslu Cilegon bidang Pengawasan, Urip Haryanto.

TAG TERKAIT :
KPU Berita Center Berita Politik KPU Cilegon KPU Cilegon Tak Netral

Berita Lainnya