Nasional

PENTING !!! Ini Alasan Presiden Jokowi Tetap Lanjutkan Pilkada 2020

Lukman Salasi - 23/09/2020 12:30

BeritaCenter.COM – Presiden Jokowi membuat keputusan penting dengan tetap melanjutkan Pilkada Serentak sesuai jadwal, 9 Desember 2020. Keputusan ini dibuat Jokowi setelah mengadakan rapat berkali-kali dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak.

Ini disampaikan Menko Polhukam Mahfud Md saat rapat koordinasi persiapan Pilkada Serentak 2020 yang disiarkan dalam YouTube Kemenko Polhukam dikutip BeritaCenter.COM, Rabu (23/9/2020).

"Presiden telah mendengarkan dan mempertimbangkan usul-usul dari masyarakat. Semuanya didengar, yang ingin menunda, yang ingin melanjutkan,” tutur Mahfud.

Mahfud menjelaskan, keputusan yang dibuat Jokowi tetap melanjutkan Pilkada di tengah pandemi dilakukan dengan penuh pertimbangan melalui rapat berkali-kali.

“Presiden berkali-kali mengadakan rapat atau pembicaraan hal ini secara khusus untuk membicarakannya," jelas Mahfud.

“Jadi pembicaraan sudah mendalam," imbuh Mahfud dengan tegas.

Mahfud mengungkapkan, ada beberapa alasan kenapa Jokowi tetap memutuskan Pilkada 2020 tetap lanjut sesuai jadwal.

Pertama, untuk menjamin hak konstitusional rakyat untuk memilih dan dipilih dalam suatu agenda yang telah diatur dalam UU dan berbagai aturan perundang-undangan.

Alasan kedua, kata Mahfud, karena tidak ada yang bisa menebak kapan pandemi COVID-19 akan berakhir. Mahfud juga mencontohkan pemilu di beberapa negara yang tetap lanjut di tengah pandemi ini.

"Jika pilkada ditunda, misal, sampai selesai COVID, bencana non-alam COVID, itu tidak memberi kepastian karena tidak ada satu pun orang atau lembaga yang bisa memastikan kapan COVID-19 berakhir. Di negara-negara yang serangan COVID lebih besar, seperti Amerika, pemilu juga tidak ditunda. Di berbagai negara sudah berlangsung pemilu, tidak ditunda," ucap Mahfud.

Alasan Jokowi selanjutnya, lanjut Mahfud, jika pemilu kembali ditunda akan ada 270 daerah yang kepemimpinannya dijalankan oleh pelaksana tugas (plt). Pemerintah tidak mau hal ini terjadi karena plt tidak memiliki kewenangan mengambil kebijakan-kebijakan strategis.

"Sedangkan situasi sekarang COVID kebijakan-kebijakan strategis yang implikasi pada penggerakan birokrasi dan sumber daya lain, seperti dana itu memerlukan pengambilan keputusan dan langkah-langkah yang sifatnya strategis. Oleh sebab itu, akan kurang menguntungkan bagi proses pemilihan kita jika 270 daerah itu dilakukan plt tanpa waktu yang jelas," urainya.

Alasan terakhir, kata Mahfud, Pilkada 2020 sudah pernah dilakukan penundaan sekali. Dari yang seharunya dilaksanakan 23 September kemudian diundur ke 9 Desember karena pandemi.

"Oleh sebab itu, penundaan sudah pernah dilaksanakan untuk menjawab suara-suara masyarakat yang menginginkan penundaan itu. Yang diperlukan sekarang sebagai antisipasi atas masifikasi penularan COVID-19 seperti dikhawatirkan baik oleh pemerintah maupun oleh kelompok-kelompok atau masyarakat yang menginginkan ditunda," papar Mahfud.

TAG TERKAIT :
Berita Center Presiden Jokowi Pilkada Serentak 2020 Pilkada 2020 Lanjut Alasan Jokowi Lanjutkan Pilkada

Berita Lainnya