Nasional

Kemenag: Pembukaan Kembali Umroh 2020 Dilakukan Tiga Tahap

Lukman Salasi - 23/09/2020 16:08

BeritaCenter.COM – Kerajaan Arab Saudi dikabarkan membuka kembali perjalanan ibadah umroh. Ini menjadi kabar baik bagi umat Islam di seluruh dunia yang sudah rindu ingin pergi umroh.

Kementerian Agama menjelaskan, pembukaan kembali ibadah umroh oleh Kerajaan Arab Saudi dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan dimulai 4 Oktober 2020.

Ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Nizar Ali dalam rapat bersama Komisi VIII DPR, di MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020)

"Ada tiga hal yang harus saya sampaikan pertama, pemerintah Arab Saudi itu mengizinkan warga negara Saudi dan ekspartriat yang tinggal Saudi atau mukimin untuk menunaikan ibadah umroh mulai 4 Oktober 2020. Ini dibatasi 30 persen saja, karena 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram," tutur Nizar.

Tahap kedua, lanjut Nizar, umroh akan dibuka pada 18 Oktober 2020. Kapasitas jemaah akan ditingkatkan menjadi 75 persen.

"Lalu yang kedua, mengizinkan ibadah umroh dan shalat di Masjidil Haram bagi WN Saudi dan Mukimin 18 Oktober ini sebanyak 75 persen kapasitas di Masjidil Haram, artinya 15.000 jemaah umroh per hari dan 40.000 jemaah shalat maktubah per hari. Itu 75 persen tahap kedua," ujarnya.

Untuk tahap ketiga, Kerajaan Arab Saudi akan membuka perjalanan umroh bagi warga negara asing pada awal November. Layanan ini akan dibuka pada 1 November 2020 mendatang.

"Tahap yang ketiga, sudah mulai menampung dari negara lain yakni mengizinkan ibadah umroh dan salat bagi luar warga negara Saudi, mukimin dan orang dari luar negeri Saudi per 1 November 2020," sebut Nizar.

Menurut Nizar, pembukaan umroh untuk warga negara asing memiliki syarat tertentu. Syarat pertama adalah menunggu pandemi Corona berakhir. Kedua, hanya negara tertentu yang bisa mendapat akses umroh ke Arab Saudi.

"Tetapi ada catatannya dua. Pertama, sambil menunggu pandemi COVID-19, ini catatannya. Kedua, Kementerian Kesehatan akan merilis jadi tidak semua negara nanti akan boleh, tetapi sesuai rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi," jelas Nizar.

TAG TERKAIT :
Kementerian Agama Berita Center Kerajaan Arab Saudi Ibadah Umroh Otoritas Arab Saudi Umroh Kembali Dibuka Tiga Tahap

Berita Lainnya