News

Polisi Buru Pemalsu Rapid Test Korban Pelecehan di Soetta, Hasilnya Ternyata Nonreaktif

Aisyah Isyana - 23/09/2020 21:40

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya mengungkap pelaku pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta melakukan pemalsuan terhadap dokumen hasil rapid test korban berinisial LNI. Ternyata, diketahui jika hasil rapid test korban dinyatakan non-reaktif. Dalam hal ini, polisi sekaligus meralat informasi sebelumnya yang menyebut rapid test korban reaktif.

"Kemarin kita melihat awalnya adalah pemalsuan dokumen atau surat yang hasil reaktif ke non-reaktif pada saat pemeriksaan rapid test, tapi ternyata pemeriksaan yang bersangkutan negatif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (23/9/2020).

Baca juga : Ditetapkan Tersangka, Polisi : Oknum yang Lecehkan Wanita di Soetta Dibebastugaskan

Pelaku membohongi korban dan memalsukan dokumen hasil rapid test agar mendapat uang dari korban. Dari sini, pelaku berhasil mengantongi uang Rp1,4 juta hasil menipu korban. Yusri menyebut pihaknya telah mengantongi bukti pengiriman m-banking korban.

"Tetapi dengan satu kata-kata bohong untuk bisa menipu si korban ini dengan meminta uang Rp 1,4 juta juga dengan alat bukti pengiriman melalui m-banking sudah kita dapatkan semua. Memang yang bersangkutan ada mengirim, membayar Rp 1,4 juta kepada oknum ini," lanjutnya.

Saat ini, pelaku berinisial EF yang sebelumnya telah ditetapkan tersangka oleh polisi masih dalam perburuan. EF disangkakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Sementara soal dugaan pelecehan yang dilakukan pelaku ke korban, jelas Yusri, masih didalami oleh polisi. Jika nanti terbukti pelaku telah melakukan pelecehan, Yusri memastikan EF juga bakal dijerat Pasal 294 KUHP.

"Makanya kita tetapkan saudara EF ini sebagai tersangka. Kita cek ke tempat kosnya sampai sekarang nggak ada, ya. Sekarang mudah-mudahan secepatnya tim sedang bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap saudara EF ini, yang merupakan oknum tenaga kesehatan pada saat melakukan rapid test," ucap Yusri.

"Sudah bergerak tim mengecek di mana tempat kediamannya, (ke) posnya, sudah, (tapi) tidak ada. Tetapi data lengkapnya (pelaku) sudah kita dapati ini," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Pelecehan Seksual Bandara Soekarno-Hatta Bandara Soetta Wanita Dilecehkan saat Rapid Test

Berita Lainnya