News

Ini Tuntutan Jaksa Terhadap 3 Pejabat Jiwasraya, Satu Terdakwa Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Anas Baidowi - 23/09/2020 21:46
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Harry Prasetyo dituntut pidana penjara seumur hidup oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung).

Selain itu, Harry juga dituntut membayar denda sebanyak Rp 1 miliar dengan sebsider enam bulan penjara.

"Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup terhadap Harry Prasetyo," kata Jaksa Yanuar Utomo saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (23/9).

Sementara itu, eks Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim dituntut pidana 20 tahun penjara. Tak hanya Harry, Hendrisman juga dituntut membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Tak hanya itu, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan juga ikut dituntut pidana 18 tahun penjara. Sama seperti terdakwa yang lain, ia juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Dalam menuntut ketiga mantan pejabat di perusahaan asuransi plat merah tersebut, jaksa mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Untuk hal yang memberatkan, ketiga terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam rangka penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Perbuatan para terdakwa juga berimplikasi pada kesulitan ekonomi terhadap para peserta PT Asuransi Jiwasraya.

"Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan kooperatif dalam persidangan. Serta terdakwa belum pernah dihukum," kata Jaksa Yanuar.

Perbuatan yang dilakukan para terdakwa telah membuat negara merugi sebesar Rp16,8 triliun. Informasi kerugian tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif dalam Rangka Penghitungan Kerugian Negara Atas Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi pada periode Tahun 2008 sampai 2018 Nomor: 06/LHP/XXI/03/2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Kasus Jiwasraya Tuntutan

Berita Lainnya