Nasional

Denny Siregar Sentil Gatot Nurmantyo

Baharuddin Kamal - 24/09/2020 12:19

Beritacenter.COM - Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengait-ngaitkan pencopotan dirinya sebelum masa pensiun karena terkait pemutaran film G30S/PKI. Saat itu Gatot mengaku menginstruksikan kepada jajarannya agar memutar film G30S/PKI secara serempak di seluruh daerah Indonesia.

Pernyataan mantan Panglima TNI itu disentil oleh Pegiat dan penulis buku, Denny Siregar. Denny menyebut, Gatot sedang berhalusinasi.

"Dulu berkuasa, banyak anak buah, apa-apa tinggal perintah, fasilitas tinggal tunjuk saja, tamu datang dari mana-mana, selalu dapat hormat dari siapa saja. Sekarang, bukan siapa-siapa...Sepi. Merasa tak berguna. Lalu mulai bertingkah. Halusinasi. Pedih, Jenderal," Sindir Denny dalam twitternya, Kamis (24/9).

Denny Siragar kemudian menantang Gatot untuk menyebutkan jumlah anggota PKI yang pernah ditangkapnya selagi menjabat sebagai panglima TNI.

"Jaman jadi Panglima, ada berapa anggota PKI yang sudah bapak tangkap sehingga bapak sekarang bagitu takutnya?," tanya Denny.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menjelaskan, bahwa pergantian Panglima TNI bukan disebabkan pemutaran Film G30S/PKI. Dia menjelaskan, pergantian Gatot karena masa jabatannya sudah selesai.

"Kalau untuk itu kan karena memang sudah masa jabatan Pak Gatot sudah selesai dan memanga sudah waktunya pergantian rutin pimpinan TNI. Jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan pemutaran G30S," jelas Donny, Rabu (23/9).

Ia menegaskan, Gatot terlalu jauh dan kebablasan mengaitkan antara pemutaran film G30S dengan pencopotan dirinya.

"setiap pimpinan TNI-Polri terikat masa jabatan sehingga pasti akan dilakukan pergantian," tuturnya.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center PKI Gatot Nurmantyo Isu PKI Denny siregar

Berita Lainnya